Sekarang ini, sepertinya kehidupan kita tidak bisa terlepas dari gadget dan internet ya? Bisa dikatakan hampir semua kebutuhan kita bisa diakses dan tersedia di media online. Baik orang bau tanah, orang sampaumur, akil balig cukup akal, bawah umur sampai balita pun telah gandrung dengan eksistensi gadget dan internet. Ada banyak hal dan bermacam-macam aktivitas yang mereka lakukan dengan gadget -nya masing-masing, mulai dari untuk permasalahan pekerjaan, sekolah, belanja, nonton, bersosial media atau pun untuk sekedar bermain game. Lantas, apa manfaat dan efek dari ketergantungan penggunaan gadget? Aku sendiri mulai mengenal gadget semenjak duduk di bangku SMP, dan terpapar dengan internet saat masuk SMA dan menjadi pengguna aktif gadget dan sarana internet semenjak masuk dunia perkuliahan di tahun 2009. Yang paling ku suka dari kehadiran gadget dan internet ialah terbukanya arus berita yang tak terbatas. Dengan demikian, saya bisa mengakses sumber-sumber informasi yang kubutuhkan untuk materi peran, membuka potensi untuk berjejaring dan berorganisasi dengan teman-teman mahasiswa dari kampus lain, bahkan aku mampu mengikuti Community Youth Camp dengan para pelajar-pelajar Korea yang sedang melaksanakan study visit di Institut Pertanian Bogor. Saat ini pun, pekerjaanku tidak jauh dari gadget dan internet, sebagai pekerja sarat social media officer di sebuah perusahaan kuliner dan minuman, hari-hariku tidak bisa terlepas dari gadget dan internet. Aku mulai menjadi pengguna aktif gadget di ketika umurku sudah melewati era dewasa dan memasuki abad akil balig cukup akal permulaan, sehingga paling tidak aku mampu memilah-milah penggunaannya dan saya bukanlah orang yang gandrung dengan game online, yang bisa berefek negatif bagi pecandunya. Lalu, bagaimana dengan pemanfaatan dan efek negatif yang mampu terpapar pada balita, anak-anak dan remaja? Di kala sekarang ini, bayi yang baru lahir pun, jika melihat gadget akan bisa memainkannya sendiri dan asik dengan dunianya sendiri dengan gadget. Padahal mereka belum memiliki pengetahuan dan pemahaman ihwal baik buruk penggunaan gadget. Beruntungnya, Minggu, 7 Oktober 2018 kemarin aku sempat mengikuti workshop "Peranan Orang Tua Dalam Pengaruh Gadget di Era Digital" bersama dengan RR Finandita Utari, M.Psi, Psikolog., CTC., CGA seorang psikolog, konsultan pendidikan dan anggota dari Terapis Perilaku (ABA-Australia) yang diselenggarakan oleh Srikandi Muslimahpreneur Community, Komunitas Indonesia Social Blogpreneur dan Az-Zahra Honey Premium di Toyota Trust Building Bintaro. Ibu dari 3 orang anak ini, banyak memberikan paparan dan pencerahan tentang, efek positif, negatif, bagaimana cara mengedukasi pemanfaatan gadget bagi anak dan aturan-hukum yang perlu dipraktekkan untuk menjaga pola penggunaan gadget bagi anak. RR Finandita Utari, M.Psi, Psikolog, CTC, CGA Pada potensi kali itu Ibu Finda, menyebutkan beberapa faedah nyata gadget bagi anak, antara lain: Menunjang materi berguru (kalau dipakai secara bijak); Tergabung dengan koneksi / jaringan minat / hobi yang sama; Akses isu yang konkret (beasiswa, materi ajar, acara amal, aktivitas sosial); Mempelajari teknologi baru. Namun, ada juga efek negatif penggunaan gadget yang perlu diamati dan diwaspadai bagi orang renta selama kurun tumbuh kembang anak, ialah: Anak gampang tidak sabar; Berkurangnya kesanggupan membaca pada anak; Gangguan pertumbuhan otot, obesitas / malnutrisi, gangguan tertekan pada anak; Menurunnya nilai pelajaran dan potensi melakukan kecurangan akademik; Kesepian, tertekan, gangguan mental; Bullying / pelecehan secara online. Dengan demikian para orang bau tanah seyogyanya tidak tertinggal berita dan perkembangan teknologi. Hal ini menjadi penting dan diperlukan untuk megawasi dan mengedukasi penggunaan dan pemanfaatan gadget pada anak. Ibu Finda sendiri, menerapkan aturan waktu-waktu penggunaan gadget pada anaknya. Di hari sekolah, anak cuma boleh menggunakan gadget untuk berkomunikasi selama satu jam dan diberi fleksibilitas bermain gadget pada hari libur sekolah. Penggunaan gadget untuk melaksanakan tugas-peran sekolah pun perlu pendampingan dan pengawasan dari orang tua agar anak bisa konsentrasi pada peran pelajarannya dan tidak mempergunakan gadget untuk hal-hal lainnya. Pada workshop kemarin pun, hadir pula H. Budi Suhendrio, seorang muslimpreneur dan CEO dari Az-Zahra Honey Premium . Sharing yang Ia utarakan juga menarik, sebagai seorang pebisnis yang memanfaatkan gadget dan media online sebagai sarana pemasaran Az-Zahra Honey Premium, mencicipi maanfaat yang anggun untuk memupuk jiwa kewirausaahaan melalui gadget . Ia menerapkan dan mendidik jiwa kewirausahaan kepada anak dan para reseller- nya dengan semangat syiar sehat lewat gadget . Dengan demikian, para reseller Az-Zahra Honey Premium menggunakan gadget dan internet tidak hanya untuk bermain-main saja, namun ada sasaran pekerjaan dan target bisnis yang harus dicapai. Menurutnya, dengan demikian, orang tersebut bisa lebih konsentrasi pada output dan achievement yang ingin dicapai melalui gadget , tidak hanya asik dan terpapar dengan komponen magic layar gadget semata. H. Budi Sehendrio Muslimpreneur dan CEO Azzahra Premium Honey Az-Zahra Honey Premium merupakan produk madu yang mengandung semua kebaikan lebah adalah madu alam murni, propolis, royal jelly dan bee polen dalam satu kemasan. Inovasi dan pengembangan produk ini didasarkan pada QS. An-Nahl ayat 69 yang menyebutkan "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu, propolis, royal jelly dan bee polen) yang beragam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi insan." Berdasar pada kepercayaan faedah dari olahan cairan dari perut lebah inilah Az-Zahra Honey Premium lahir dan telah dilengkapi dengan DINKES PIRT 2093271010360-20. Seperti yang kita tahu, baik madu murni, propolis, royal jelly dan bee pollen memiliki khasiatnya masing-masing, dengan menggabungkan keempat komponen tersebut, Az-Zahra Honey Premium berupaya untuk memadukan keempat faedah dari zat-zat tersebut bagi konsumennya. Satu kemasan botol Az-Zahra Honey Premium yang mengandung keempat zat tersebut dijual seharga Rp. 150.000,- dan membuka kesempatan reseller. Produk Az-Zahra Honey Premium Sumber https://siti-wulandari.blogspot.com
pop
Rabu, 12 Februari 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon