Minggu, 09 Februari 2020

Serunya Masa Sekolah, Inilah Anekdot Bahasa Indonesia ala Siswa SD

Tentunya

kamu semua pernah ngelewatin masa sekolah, terutama SD bukan? Masa sekolah

adalah masa paling indah, makanya kali ini admin akan bagiin anekdot bahasa

Indonesia yang mungkin aja bisa ngingatin kamu.


Berhubung

ane juga udah pernah SD, jadi tau dong gimana asiknya saat SD dulu. Serunya itu

masih keingat sampe sekarang brader. Jadi, buat kamu yang mau ngikutin nyimak

postingan ini, yuk kita intip ke dapur!




1.Peribahasa Tambahan


Seorang

guru bahasa Indonesia menerangkan kepada siswa-siswi SD di sekolahnya. Waktu

itu, tema yang disampaikan adalah sebuah peribahasa dan makna dari peribahasa.

Salah satu peribahasa yang diungkapkan guru tersebut adalah “Sepandai-pandainya tupai melompat, Jatuh

juga
”.


Setelah

mengungkapkan peribahasa itu, bu guru kemudian bertanya kepada murid-muridnya

katanya:


Bu Guru:

Anak-anak ku sekalian, tahukah kalian makna dari peribahasa diatas? Budi, coba

kamu jelaskan! Sambil menunjuk Budi yang merupakan siswa berprestasi dikelas

tersebut.


Budi:

didunia ini tidak ada orang yang sempurna, dimana semua orang pasti pernah

berbuat kesalahan, kekeliruan dan melakukan kegagalan.


Bu Guru:

Bagus sekali Budi. Sekarang kamu Andi, apa kamu punya penjelasan lain?


Andi:

Baik bu, “Sepandai-pandai tupai

melompat, jatuh juga, setelah Jatuh Bangun lagi kemudian melompat-lompat lagi
”.

Yang artinya, setiap kegagalan pasti ada hikmahnya. Itu saja bu guru.


Seketika

ruang kelas jadi hening, tak lama kemudian semua siswa riuh dan memberikan tepuk

tangan untuk Andi.


Mendengar

hal itu, bu guru terdiam, pikirnya dalam hati hebat juga anak SD zaman

sekarang, udah pada cerdas bisa aja ngelanjutkan peribahasa.











Anekdot Bahasa Indonesia
muka cerita selalu ala anak SD


2.Kemiskinan Dipelihara

Pemerintah


Saat jam istirahat hampir usai, kedua sahabat yang

emang sering bertingkah konyol yaitu Doni dan Dono tiba dikelas lebih duluan. Sebelum

guru tiba, mereka kemudian berbincang-bincang ringan.




Dono: eh Don, kamu tau nggak harga Dolar sekarang masih naik? Biasanya Harga barang

barang juga ikutan naik tuh, repot ya,….kapan kira-kira Indonesia bisa maju?


Doni: Iya

ni Don, sebenarnya Indonesia itu kaya, kaya alam, didarat, dilaut dan diudara.

Sayang kita gak mampu ngelola semuanya, pertambangan emas, ngelola ikan dilaut,

coba aja bisa pasti udah jadi negara maju.


Dono: o

gitu ya Don, berarti gak Cuma alamnya aja yang kayak, manusianya (SDM) juga

harus kaya dan punya keterampilan ya Don?


Doni: gimana SDM bisa meningkat, yang sekolah

aja dikit, mana mampu kuliah, semua biaya aja udah tinggi, terpakasa habis sma

langsung kerja.


Dono: nah itu dia Don, kalo kita baca UUD,

pendidikan itu kan menjadi hak dasar setiap warga negara Indonesia. Jadi gimana

dong?


Doni: emang

bener bro, amanat UUD kan bahwasannya warga

fakir miskin itu di pelihara negara, tapi sungguh tragis Don, orang miskin di Indonesia

makin banyak.


Dono: itu dia masalahnya, ibaratkan kamu pelihara

sapi, kalo sapinya makin banyak kamu kan makin makmur.


Doni: iya sih, lalu hubungannya apa dengan kemiskinan

di Indonesia?


Dono: karena orang

miskinnya dipelihara sama pemerintah, jelas aja makin banyak.



Dono & Doni: Ah kita emang bisa aja ya….wkkkk


Demikian anekdot bahasa indonesia yang coba admin bagiin ke temen-temen, mudah-mudahan senyuman kamu hari ini menjadi penyemangat orang-orang disekitar kamu. mau nambahin, di tunggu komennya. Salam Baper!




Sumber er.com


EmoticonEmoticon