Rabu, 22 April 2020

20 Tips Berbelanja Laptop Bekas Yang Bagus Dan Bermutu (✔)

Cara ini mampu kamu kerjakan dalam menganalisa keadaan laptop bekas manis atau tidak Bagi sebagian orang, membeli laptop bekas yakni pilihan terbaik dalam upaya menghemat uang yang ada. Selain mengurangi budget, kadang-kadang juga mampu meberikan laba bila pemilihannya TEPAT. Ada beberapa alasan, mengapa orang menentukan berbelanja laptop bekas di bandingkan membeli yang gres. Diantaranya yaitu: Ingin dapatkan peforma maksimal, tetapi dengan harga minimalis Tidak sengaja mendapat tawaran laptop bekas, tapi elok Ingin berhemat duit/anggaran (terbatas) Dan lain-lain Apapun karena, membeli suatu laptop bekas yakni opsi yang paling sempurna dan pintar, bila kau mampu melakukannya dengan efisien dan berhati-hati. (jangan hingga kena tipu) Tips membeli & Pengecekan standar laptop bekas Di bawah ini sudah saya tuliskan beberapa hal yang perlu diamati ketika berbelanja laptop bekas dan patokan pengecekannya, agar tetap menerima mutu yang bagus dan pastinya akan berpengaruh pada ketentraman dalam penggunaannya sehari-hari. Silahkan di baca sampai tuntas... 1. Cek harga pasaran, sebelum berbelanja Hal pertama yang harus kau kerjakan adalah mengevaluasi harga pasar dari laptop yang hendak kau beli. Silahkan bandingkan harga antara penjual 1 dengan yang lainnya. Jangan sampai laptop bekas yang kau beli itu terlalu mahal, atau tidak seimbang dengan nilai duit yang kau keluarkan. Tentu ada argumentasi khusus kenapa mesti menentukan beli laptop berstatus “second” bukan? Pilihlah pedagang yang memperlihatkan kondisi barang terbaik yang ada, namun tetap dengan harga yang tampakmasuk akal. Intinya, jangan beli jika laptop tersebut di atas harga pasaran yang ada dikala itu. Maka di sinilah proses negosiasi itu berperan sangat penting. Terlalu mahal JANGAN, tetapi jikalau lebih murah BOLEH. (tergantung keadaan) 2. Periksa kelengkapan standart laptop Pada nomor 2 ini, bagi kau yang telah memperoleh penjual laptop yang paling tepat. (cocok di barang, cocok di harga) Setelah seluruhnya di rasa PAS, silahkan untuk berjumpa langsung dengan penjualnya. Inilah argumentasi aku, mengapa menyarankan kamu untuk membeli laptop bekas secara offline saja. (lebih kondusif) Dengan pembelian secara Offline, maka kau bisa melakukan standart pengecekan barangnya secara eksklusif, tanpa mesti was-was barang tidak datang, barang fiksi, dan lain sebagainya. Untuk pembelian offline lazimnya dilaksanakan dengan metode COD (Cash on Delivery), kalau waktu dan tempatnya memungkinkan. Dan bila terpaksa harus Online (barang dikirim), seleksilah pedagang yang telah mempunyai nama (brand) yang cukup besar dan terpercaya. (JD.id, LAZADA, dll) 3. Periksa kondisi body / casing Hal paling awal ketika melakukakan pengecekan standart laptop bekas itu yakni, lihatlah kondisi fisik dari body atau casing-nya apalagi dahulu. Sebab, persepsi pertama itu PENTING. Untuk laptop yang kondisinya masih termasuk mulus, mampu kita asumsikan bahwa pemakaian dari pengguna pertama cukup baik dan memahami metode dalam merawat suatu laptop. Sebaliknya, jikalau kondisi laptop sudah agak kusut, kotor, dan minus fisik yang lain, maka perlu di lakukannya pengecekan lanjutan yang lebih serius. Lanjut ke nomor berikutnya... (nomor 4) 4. Periksa keadaan layar Setelah menyaksikan kondisi fisik dari body / casing laptop, berikutnya cek bab paling penting, yaitu Layar / Display. Periksalah bab layar ini, apakah gambar yang di hasilkan masih bisa tampakwajar dan terperinci. Jangan hingga ada minus layar bergaris, dead pixel, bintik-bintik, buram dan lainnya. Cobalah untuk menggoyang-goyangkan layar dengan perlahan, alasannya layar yang telah agak rusak, biasanya akan memperlihatkan respon blank, warna putih, dan bergelombang kalau di goyangkan sedikit saja. Menurut pengalaman, lazimnya seperti itu. (walaupun blm pasti) 5. Periksa tombol-tombol keyboard Selanjutnya, cek pada bab keyboard laptop tersebut. Pada bagian keyboard ini, peran kamu yaitu menguji seluruh tombol yang ada pada keyboard laptop bekas tersebut. Mulai dari tombol A - Z, 0 - 9, F1 - F12, Tab, Caps Lock, Ctrl, Fn, Alt, Delete, Enter, dll. Intinya, cek semua tombol yang ada. Nah seumpama ada tombol yang tidak berfungsi, tanyalah kepada si penjual untuk perundingan ulang soal harga. Atau kalau kau tidak sreg dengan kondisi tersebut, mampu pilih laptop bekas yang lainnya. (opsi ada di tanganmu) Memang mampu sih, alternatif lain memakai keyboard eksternal dalam menangani masalah ini. Tapi, rekomendasi saya mending tidak usah, alasannya adalah akan sungguh merepotkan. Selain itu, menggunakan keyboard aksternal akan mengurangi tingkat mobilitasnya selaku suatu perangkat laptop yang seharusnya mampu di bawa kemana-mana. (itu laptop apa komputer?) 6. Periksa touchpad laptop Setelah keyboard, berikutnya adalah bab Touch Pad. Touchpad ialah salah satu bagian penting yang harus ada pada sebuah laptop. Jika bagian ini di hilangkan/tidak berfungsi, maka penggunaan sehari-hari pun akan terusik. Cobalah untuk menggeser-geser jarimu pada touch pada laptop yang mau kamu beli. Jika masih terasa tenteram dan berfungsi normal, maka bisa di katakan laptop tersebut dalam kondisi baik. Namun jika ada yang terasa abnormal dikala di gunakan, cobalah tanyakan kepada penjual, apakah touch pad laptop tersebut terdapat “kelemahan” di dalamnya. (pernah terkena air, debu, dll) Jangan hingga tertipu dengan rangkaian kata penjual yang terlihat meyakinkan, tetapi justru malah menjebak. 7. Periksa kondisi CD/DVD Drive-nya CD/DVD Drive dikala ini memang tidak terlalu di perlukan lagi, kerena tergantikan dengan media penyimpanan lainnya yang lebih modern. Akan namun, CD/DVD Drive mampu sungguh menolong di masa sedang darurat dalam proses installasi OS Windows, Ubuntu, dll. Selain itu juga dapat di gunakan sebagai burning CD/DVD lagu atau video. Untuk cara pengecekannya, bisa dengan cara memasukan CD/DVD yang kamu punya, sehabis itu coba cek di Laptop, apakah mampu terbaca dengan baik? Jangan lupa juga untuk mengetes kesanggupan menulisnya, dengan cara mencoba kerjakan pembuatan CD/DVD Bootable Windows, atau burning suatu file menggunakan CD/DVD yang ada pada laptop tersebut. 8. Periksa keadaan speaker audio Setelah puas mengevaluasi bab CD/DVD, teruskan dengan menganalisa bagian speaker yang ada pada laptop. Silahkan coba untuk memutar sebuah video atau lagu yang tersimpan di hardisk, lalu keraskan volumenya sampai full. Dan dengarkan baik-baik batas kesanggupan suara yang bisa di hasilkan. Jika menurutmu suara yang di hasilkan termasuk normal (bunyi tidak pecah), memiliki arti keadaan speaker laptop tersebut masih anggun dan masih patut untuk di gunakan. 9. Cek keadaan perangkat WLAN / WiFi Langkah berikutnya, cek juga perangkat WiFi yang ada pada laptop. Cobalah untuk mengujinya dengan cara connect ke sumber hotspot yang ada di sekeliling . Apakah mampu terhubung dengan baik dan bisa di pakai untuk internet dengan tanpa gangguan? Jika tidak bisa terhubung atau bahkan tidak mampu menampilan daftar WiFi, kemungkinan besar ada dilema dengan software Driver. (bisa juga dengan hardware yang bermasalah) 10. Cek keadaan port USB, HDMI, SDHC, dll Yang satu ini juga tak kalah penting, cek SEMUA slot konektor yang ada pada laptop. Mulai dari USB, SDHC, jeck audio, konektor HDMI, dan lain-lain. Pastikan semua perangkat yang di colokan dapat terdeteksi dan berfungsi dengan baik. Sebab, bab konektor ini lazimnya riskan kerusakan, kalau kondisi laptopnya bekas. (tergantung) 11. Periksa kondisi hardisk / HDD Sedikit bercerita pengalaman... Penampakan laptop bekas merk Advan Soulmate harga 800rb Kala itu saya pernah berbelanja suatu laptop brand Advan Soulmate bekas dengan harga yang super murah, adalah 800rb PAS. Dengan harga mirip itu, spesifikasi yang aku mampu: - CPU = Intel Core i3 2.2Ghz (tipe U) - GPU = IntelHD 3000 - HDD = 320GB - RAM = 2GB Ketika di cek di kawasan, semua “seperti” berlangsung dengan normal tanpa hambatan. Saya pun pribadi cepat-cepat membelinya alasannya memang kondisinya masih tergolong bagus. (licet dikit) keadaan terbilang masih mulus (licet sedikit) Cuma ada satu kelamahan yang saya rasakan saat pengecekan, yaitu kinerjanya terasa agak lemot dan delay saat di gunakan. Kala itu, aku berpendapat kinerja yang agak lemot itu di karenakan tata cara operasinya yang berurusan. Karena ketika itu, OS yang di gunakan ialah Windows 10 rilis awal yang populer lambat dan delay. Nah, tetapi TERNYATA!!! Setelah di lakukannya reinstall OS Windows yang lebih fresh, kinerja laptop itu ternyata masih saja lambat dan delay ketika melakukan perintah-perintah sederhana seperti klik Windows manager, buka aplikasi, dll. Singkat dongeng, sehabis cari isu di lautan info google, keadaan laptop yang tetap lemot padahal telah di reinstall OS tersebut di akibatka karena kesanggupan read/write dari Hardisk sudah menurun. Makara, sudah jelas... Periksa dengan sungguh-sungguh bab hardisk laptop. Cek kecepatan baca/tulis dari hardisk, apakah masih mampu berlangsung dengan seharusnya atau tidak. Cek juga, apakah sebagian di dalamnya mengalami bad sector atau tidak. Gunakanlah software derma untuk pengecekan hardisk, misalnya saja Hard Disk Sentinel , HD Tune, dll. Untuk software HD Tune, bisa download di situs web resminya . (gratis) 12. Periksa kinerja / kondisi RAM Salah satu menandakan bahwa bagian RAM sudah mulai rusak ialah, saat di gunakan dalam jangka beberapa menit, lazimnya laptop akan mengalami blank atau tidak ada performa sama sekali. Selain itu juga gampang mengalami bluescreen. (salah satu aspek yang menjadi penyebab Bluescreen, RAM rusak). Untuk pengecekan RAM bisa juga menggunakan dukungan software / aplikasi memtest 86+. (lebih lengkapnya, silahkan cari di google) 13. Periksa ketahanan baterai Sampai di tahap ini, misalkan saja semua keadaan saat di cek sudah termasuk cukup baik, selanjutnya ialah cek ketahanan baterai laptop. Ini hanyalah selaku perhiasan saja, karena memang biasanya laptop bekas, ketahanan baterai lazimnya sudah mulai menurun di bandingkan dengan laptop baru. Jika kurang dari 30 menit telah low power (baterai lemah/habis), maka mampu di katakan beterai itu telah drop. Jika terdapat kelamahan baterai drop, silahkan untuk mencoba perundingan ulang kepada harga yang di tawarkan pedagang . (usulan saya seperti itu, kalo mau, kan lumayan) 14. Cek charger, apakah berfungsi dengan baik Jika baterai telah di cek, hal paling penting selanjutnya ialah Charger laptop. Silahkan cek dengan cara menggunakannya apalagi dahulu. Apakah arus listrik mampu masuk dengan baik atau tidak. Pastikan panas yang di hasilkan adaptor charger itu termasuk wajar. Cek juga laptop saat sedang di charger, apakah tingkah laris laptop jadi mencurigakan atau tidak. Misalnya layar jadi berkedip, tombol memencet sendiri, atau malah muncul bau gosong, dll. 15. Coba pakai untuk main game Selagi di charger, cobalah untuk mengoperasikan laptop dengan cara memberikan tugas yang tergolong cukup berat kepada laptop. Misalnya saja untuk bermain game. Sesuaikan juga spesifikasi laptop dengan game yang hendak di mainkan. Jangan hingga kalian memainkan  game GAJAH (GTA5) di spek low end , mirip yang pernah saya kerjakan pada video ini. Jangan di tiru!!! Kasian laptopnya. Dengan cara uji coba main game ini, maka otomatis akan memeriksa seluruh unsur penting seperti Hardisk, RAM, CPU, Layar sekalugus secara serentak. Jika keadaan laptop memang masih “sehat” , maka aktifitas gaming yang cukup berat ini semestinya masih bisa di kerjakan oleh laptop tersebut. 16. Periksa stiker segel pada casing Yang satu ini hanya untuk meyakinkan saja, bahwa kondisi laptop tersebut pernah di bongkar tukang servis atau tidak. Jika pernah di bongkar hanya untuk tujuan upgrade HDD atau RAM saja itu tidak masalah. Namun jikalau bongkar-membongkar itu pernah di lakukan akhir kerusakan Mother board misalnya, maka itu fatal. Saya menyebutnya fatal, alasannya adalah biasanya laptop tersebut akan mudah rusak lagi kedepannya. SOLUSInya, lebih baik tanyakan langsung kepada si penjual. 17. Periksa spesifikasi laptop, apakah sesuai Lakukan juga pengecekan spesifikasi pada laptop yang mau kau beli dengan memakai perintah "dxdiag". Hal ini bermaksud untuk meyakinkan diri, apakah spesifikasi yang di beritahukan pedagang itu sama persis dengan spesifikasi sesungguhnya yang di bawa laptop. Cek bab Processor, RAM, VGA, Kapasitas Hardisk, dll. 18. Kalau bisa, pakai metode COD saja Maksudnya begini... Lebih baik gunakan saja fitur COD (Cash on Delivery ) jikalau memang penjual menyediakannya. Selain lebih kondusif, keunggulan yang lain adalah kau bisa menganalisa barangnya secara langsung. Tanpa harus was-was balasan barang dikirim yang tidak sesuai dengan yang di gambar. Apalagi kalau barang yang di beli itu statusnya second atau bekas. Misalnya saja pada jual beli lewat Group Facebook. Sistem COD seperti ini sungguh sering di kerjakan, dari pada harus menanti kiriman dari sang kurir pengantar barang. (jikalau waktu dan kawasan memungkinkan) 19. Ajaklah temanmu yang lebih terlatih Tips yang satu ini terbilang sungguh ampuh dalam mengambil keputusan berbelanja suatu laptop bekas. Dengan mengajak sobat yang lebih mengetahui dalam hal PC / Laptop, maka kau akan terbantu ketika melaksanakan pengecekan keadaan dari laptop yang mau di beli. Mintalah pendapatnya (temanmu) di saat-ketika melaksanakan pengecekan barang. 20. Ada komplemen lain? Jika masih ada hal lain yang terlewatkan dalam kiat yang mesti dicek saat membeli laptop, tidak ada salahnya untuk menyebarkan isu melalui komentar di bawah nanti. (kemungkinan akan saya tambahkan di lain waktu, bila memang di butuhkan) Siapa tau komentarmu itu akan berguna bagi lainnya. Kesimpulan... Membeli sebuah barang bekas namun tetap bermutu itu mudah-mudah sulit. Selain mengandalkan pengetahuan yang kita miliki, hal lain yang juga menjadi efek yakni Faktor BEJO. Tingkatkan terus pengetahuanmu, supaya bisa mendekati keBEJOan tersebut. (Dalam masalah ini yaitu wawasan wacana komputer/laptop) Jangan sampai kena tipu cuma gara-gara kurangnya hati-hati dalam melakukan transaksi perdagangan laptop bekas. Kalau sudah kadung kena tipu, siapa yang rugi??? Btw, beberapa poin di atas juga berlaku dalam pemilihan lensa kamera DSLR bermutu. Catatan... Ingat, poin-poin yang aku tuliskan di atas ialah usulan pribadi dari saya sendiri. Jadi masuk akal saja bila terdapat hal yang tidak cocok/sependapat dengan kamu-kamu yang sedang membaca artikel ini. Kalau memang kau merasa terbantu, ya alhamdulillah... Tambahan... Beberapa kiat yang aku tulis di atas mampu kau terapkan juga dalam pembelian suatu perangkat PC / komputer. (tinggal di sesuaikan saja) Selain itu, bila kamu mencari info ihwal aplikasi penting apa saja yang harus di pasang setelah install ulang telah saya tuliskan. (laptop bekas umumnya butuh aplikasi pelengkap sesuai keperluan penggunanya) Jika bingung mesti pilih OS Windows mana yang paling ringan , silahkan buka daftar isi pada blog ini. (sudah saya tulis, jawabannya ada di sana) Sedangkan bagi kamu yang akan membeli / sekedar mencari isu ihwal lensa kamera DSLR bekas, aku sarankan untuk baca juga kiat memilih Lensa Kamera DSLR yang Bagus & Berkualitas . (telah aku tulis dengan lengkap juga) Sekian... Itulah artikel perihal 20 Tips Membeli Laptop Bekas Berkualitas dan Standar Pengecekkannya semoga tetap aman . Semoga isu yang saya tuliskan lewat artikel di atas bisa berguna bagi kalian yang membacanya. Mohon maaf jika ada salah kata, Sampai jumpa di lain waktu. Terima kasih
Sumber http://rezanauma.blogspot.com


EmoticonEmoticon