Senin, 21 Desember 2020

Makalah Perihal Mesin Jahit

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan membuatkan Contoh Makalah tetang Mesin Jahit. Download Makalah Mesin Jahit  pada bab simpulan post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut pola makalah tentang  Mesin Jahit Cover Makalah Tentang Mesin Jahit MAKALAH TIK MESIN JAHIT Oleh : Lina Nurdiana  No. Absn. 09 Sekolah Menengah Pertama NEGERI 4 GENTENG BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2012-2013 HALAMAN PENGESAHAN Judul : MESIN JAHIT Nama : LINA NURDIANA Kelas : IXB No. Absen : 09 Mengetahui, Pembimbing Wali Kelas Ridwan Dra. Sriwinatun NIK : NIP : Kepala Sekolah Poniman, S.Pd M.Pd NIP : KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menunjukkan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami sukses menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Mesin Jahit” Makalah ini terdiri dari tentang isu Budidaya Tripang atau yang lebih Diharapkan Makalah ini mampu memberikan info kepada kita semua tentang cara untuk wirausaha. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kritik dan anjuran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami inginkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga final. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. Banyuwangi, … Penulis DAFTAR ISI Halaman Judul  i Halaman Pengesahan ii Kata Pengantar... iii Daftar Isi... iv BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1 1.2. Tujuan 2 BAB II PEMBAHASAN 2.1. Pendahuluan  3 2.2. Awal Penemuan Mesin Jahit 4 2.3. Mesin Jahit Elias Howe 5 2.4. Perang Paten Mesin Jahit 6 2.5. Mesin Jahit Komputerisasi 7 2.6. Tips Merawat Mesin Jahit 8 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 10 B. Saran 10 DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Umberto Eco mengatakan “berbicara lewat pakaian” yang dimaksudkan yaitu bahwa pakaian merepresentasika apa yang seseorang lakukan melalaui suatu konteks layaknya kata-kata tertulis maupun verbal. Untuk memahami fashion atau pakaian selaku komunikasi tidak cukup cuma dengan memahami komunikasi selaku pengiriman pesan. Seperti pada prinsipnya bahwa komunikasi ialah proses, yaitu komunikasi dipandang selaku suatu proses dimana seseorang menyatakan sesuatu terhadap orang lain dengan memakai satu atau lebih medium atau jalan masuk dengan beberapa efeknya. Dalam hal ini garmen, yang ialah bab dari fashion atau pakaian, menjadi medium atau saluran yang dipergunakan seseorang untuk menyatakan sesuatu terhadap orang lain dengan maksud mendorong terjadinya pergeseran pada orang tersebut. Garmen ialah medium untuk mengantarkan pesan pada orang lain. Seseorang mengirimkan pesan ihwal dirinya sendiri melalui fashion atau busana yang dipakainya. Fashion yang menggabungkan komponen estetika dan bagian kreatif juga mampu menentukan performa dan status sosial seseorang. Fashion atau busana pada tataran dasarnya yakni berfungsi sebagai epilog, pemberian, kesopanan dan daya tarik. Didalam sebuah fashion, ada nilai-nilai yang ingin dipromosikan atau dikomunikasikan lewat apa yang ditampilkan. Fashion merupakan sebuah bentuk dari verbal individualistik. Fashion atau busana yakni cara yang digunakan individu untuk membedakan dirinya sendiri sebagai indifidu dan menyatakan beberapa keunikannya. Fashion mendefinisikan tugas sosial yang dimiliki seseorang. Pakaian yang berbeda yang dikenakan oleh orang yang berlainan, memungkinkan adanya interaksi sosial yang berlawanan pula. Fashion atau pakaian kerap dipakai untuk menandakan nilai ekonomi atau status seseorang. Fashion yaitu suatu fenomena komunikatif dan kultural yang digunakan oleh suatu kelompok untuk mengkonstrusikan dan mengkomunikasikan identitasnya, alasannya adalah fashion mempunyai cara nonverbal untuk memproduksi serta mempertukarkan makna dan nilai-nilai. Fashion sebagai aspek komunikatif tidak cuma selaku sebuah karya seni akan tetapi fashion juga dipergunakan sebagai simbol dan cerminan budaya yang dibawa. Mesin jahit ialah peralatan mekanis atau elektromekanis yang berfungsi untuk menjahit. Dan menciptakan banyak sekali mode fashion yang sekarang dipakai. Sejarah jahit-menjahit dengan memakai jarum telah dimulai pada permulaan-permulaan peadaban manusia. Bahan jarumnya bermacam-macam. Ada yang terbuat dari batu, tembaga, tulang ataupun gading. Jarum yang masih kasar itu digunakan untuk menyatukan kulit hewan menjadi pakaian. Sementara benangnya yang digunakan dibentuk dari otot hewan. Jarum logam dipakai sekitar era ke-14, yang merupakan jarum dengan menggunakan lubang yang umum ditemui pada ketika ini. 1.2. Tujuan 1. Untuk menyanggupi peran TIK untuk mengikuti Ujian Sekolah 2. Sebagai aksesori informasi bagi pembaca. BAB II PEMBAHASAN 2.1. Pendahuluan Mesin jahit ialah peralatan mekanis atau elektromekanis yang berfungsi untuk menjahit.Sejarah jahit-menjahit dengan memakai jarum telah dimulai pada permulaan-awal peadaban insan. Bahan jarumnya beragam. Ada yang yang dibuat dari kerikil, tembaga, tulang ataupun gading. Jarum yang masih bernafsu itu dipakai untuk menyatukan kulit hewan menjadi busana. Sementara benangnya yang digunakan dibuat dari otot hewan. Jarum logam digunakan sekitar kala ke-14, yang merupakan jarum dengan memakai lubang yang biasa dijumpai pada saat ini. Usaha menjahit ketika ini boleh terbilang perjuangan rumahan yang cuukup menghadirkan penghasilan yang besar. Terutama bagi perempuan yang ingni memperbesar uang belanja dapur. Memiliki kemampuan menjahit merupakan suatu keuntungan, namun bila Anda ingin lebih menggeluti usaha menjahit, Anda mampu untuk mengikuti kursus menjahit. Bagi Anda yang ingin membuka perjuangan jahit pakaian, Ada beberapa persiapan yang mesti Anda kerjakan.  Modal, ini digunakan untuk membeli mesin jahit dan alat-alat menjahit. Jika anda memiliki kegemaran menjahit, tentunya Anda telah mempunyai perlengkapan ini sendiri dan tidak perlu membeli atau mengeluarkan modal lagi. Keahlian menjahit, ini modal utama yang harus Anda miliki, jikalau Anda mulai dari bawah. Tapi Anda juga mampu memakai tenaga orang lain untuk menjadi penjahit di tempat Anda. Promosi, Pastinya jikalau ingin perjuangan Anda dikenal orang, Anda harus mempromosikan baik itu lewat teman, selebaran atau media internet atau melalui social media. Kreatif dan senantiasa mengikuti perkembangan dunia fashion atau mode. Baik itu teknik menjahit atau pun seni tata pakaian yang bagus. Hal ini pastinya berkhasiat bagi para pelanggan Anda yang meminta nasehat. Menemukan biro atau supplier yang tepat, baik itu mesin jahit dan peralatannya. Sehingga pasokan materi atau alat lainnya tetap tersedia dengan segera dan pastinya dengan harga yang murah. Utamakan kepuasan pelanggan. Bersikap dengan sabar, teliti dan tekun. Misalnya pengukuran saat fitting membutuhkan kecermatan. Jika pelanggan kecewa dengan hasil jahitan Anda akan mengakibatkan mereka pindah ke penjahit lain. 2.2. Awal Penemuan Mesin Jahit Pada tahun 1755, seorang imigran Jerman, Charles Weisenthal, yang tiggal di Inggris, mematenkan inovasi jarumnya yang khusus dirancangnya untuk sebuah mesin. Sayangnya patennya tidak merinci mesin yang memakai jarum tersebut. Berikutnya, seorang pembuat lemari asal Inggris, Thomas Saint yang juga mematenkan mesin jahit di tahun 1790. Tidak dimengerti apa Saint betul-betul membuat prototipe mesin yang dipakai pada ketika itu, atau cuma sekedar mematenkan semoga menerima royalti, kelak jikalau mesin itu bisa dibentuk. Yang pasti, Thomas Saint merinci dalam patennya sebuah benda tajam yang dapat membuat lubang pada kulit dan memasukkan jarum pada lubang yang ada. Selangkah lebih maju dari Weisenthal. Namun reproduksi temuan Saint itu ternyata tidak mampu beroperasi. Perkara Paten ini juga dilupakan oleh Balthasar Krems. Warga berkebangsaan Jerman ini menemukan mesin otomatis untuk menjahit topi di tahun 1810. Dia tidak mematenkan temuanya dan konon mesinnya tiadak pernah berfungsi dengan baik. Upaya untuk menciptakan mesin jahit memang tidak pernah pudar. Banyak pula yang jadinya menyebabkan perang paten. Namun tidak sedikit pula yang selsai dengan kegagalan. Contohnya John Adams Doge dan John Knowles dari Amerika. Mereka berdua membuat mesin jahit pada tahun 1818 tetapi ujung-ujungnya mesin itu gagal ketika digunakan untuk menjahit sejumlah kain. Mesin Jahit yang bisa berfungsi diciptakan oleh Barthelemy Thimonier pada tahun 1830. Mesin ini cuma menggunakan satu benang dan suatu jarum kait mirip jarum bordir atau sulam. Sayangnya, temeuan ini tidak mendapatkan sambutan baik dari penduduk . Bahkan dirinya hampir terbunuh dikala sejumlah penjahit membakar pabrik garmen miliknya karena takut tersaingi dan mengakibatkan pengangguran balasan temuan mesin jahitnya. Kembali seorang Amerika menjajal membuat mesin jahit dan sukses ditahun 1834, yang berjulukan Walter Hunt. Namun anehnya, ia tidak merasa bahagia dengan temuannya, alasannya adalah beliau merasa temuannya akan menyebabkan pengangguran. Mesin jahit beragam : 1.mesin jahit khusus, dipakai untuk satu perkerjaan menjahit tertentu, 2.mesin jahit umum, 3.mesin jahit multi guna 3.mesin jahit listrik 4.mesin jahit kaki 5. dan mesin jahit tangan 2.3. Mesin Jahit Elias Howe Puncak inovasi mesin jahit terjadi di Amerika Serikat yang ditemukan oleh Elias Howe. Mesin buatannya menggunakan dua benang dari arah berlawanan dan memiliki jarum berlubang untuk benang di bab ujung. Jarum itu didesak menembus kain dan membuat semacam lengkungan benang di sisi bawah kain. Sebuah benang dari arah lain disisipkan ke dalam lengkungan tadi. Lalu kedua benang menciptakan jalinan yang mengunci kain. Kabarnya temuan ini wangsit dari mimpinya. Dalam mimpinya, perut Howe ditusuk oleh seorang kanibal dengan tombak dalam tidurnya. Bentuk ujung tombak inilah yang dijadikan ide buat membuat jarum yang telah lama dicarinya. 2.4. Perang Paten Mesin Jahit Namun sesudah penemuannya, Howe dihadapkan pada dilema dengan mempertahankan paten dan menjual temuannya. Akhirnya ia berjuang selama sembilan tahun. Perang paten sendiri pecah dikala Isaac Singer menemukan mekanisme naik turun pada mesin jahit dan Allen Wilson mengembangkan alat kait pemintal berputar. Mesin jahit belum menjadi barang produksi massal sampai tahun 1850-an. Setelah Isaac Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum jahit yang bisa digerakkan kayuhan pedal kaki, maka keberhasilan penjualan mesin jahit secara komersial terbuka. Sebelumnya, mesin jahit terdahulu menggerakkan jarumnya dari pinggir dan digerakkan dengan tangan. Bagaimanapun, mesin Isaac Singer menerapkan mekanisme jalinan dua benang yang dipatenkan Howe. Maka Elias Howe menuntut Isaac Singer atas paten yang serupa dan berhasil mengungguli perkaranya pada tahun 1854. Sebenarnya Walter Hunt menerapkan jalinan benang dari dua sumber benang dan jarum berlubang. Namun pengadilan menetapkan paten jatuh ketangan Howe setelah Hunt membatalkan patennya. Jika Hunt tetap mematenkan temuannya, Elias Howe mampu dikalahkan dalam perkaranya dengan Isaac Singer. Maka atas kekalahan itu, Isaac Singer mesti membayar royalti paten Elias Howe. Jika saja paten yang dimiliki warga Inggris, John Fisher ditahun 1844 itu tidak hilang, maka Fischer akan terlibat dalam perang paten mesin jahit. Pasalnya mesin renda buatannya menerapkan prosedur yang sama dengan mesin Howe maupun Singer. Keberhasilan dalam mempertahankan hak atas patennya membuat laba Elias Howe melambung tajam. Pendapatan tahunannya yang semula 300 dolar Amerika menjadi lebih dari 200.000 dolar AS per tahun untuk saat itu. Dalam masa waktu 14 tahun (1854-1867), Howe menghimpun dana hingga 2 juta dolar AS atas temuannya. Ia lantas menyisihkan sebagian kekayaannya selama Perang Saudara Amerika bagi Pasukan Infantri dan sebagian lagi pertolongan atas nama pribadinya. 2.5.   Mesin Jahit Komputerisasi Sudah bukan zamannya lagi menggunakan mesin jahit dengan tangan dan mata melotot ke setiap ruas jahitan. Kini pekerjaan menjahit yang rumit itu mampu jadi menggembirakan alasannya adalah lebih mudah dengan metode komputerisasi. Perusahaan mesin jahit terkemuka dunia, Brother dengan jeli menyaksikan peluang ini lewat suatu penciptaan mesin jahit yang diprogram secara komputerisasi. Tahun ini, sebuah penemuan gres hadir lewat dua produk terbarunya, adalah Innov-is 1 dan PR-620. Innov-is 1 ialah mesin jahit dengan bentuk lebih fleksibel dan mini namun berkemampuan optimal. Mesin ini tak sekedar untuk menjahit, tapi juga untuk bordir, sulam, dan kerajinan tangan lainnya,ujar Yuichi Suzuki, Direktur Brother di Indonesia, dalam peluncuran produk tersebut di Jakarta, kemarin. Di segi samping mesin, terdapat layar (LCD) sentuh berukuran sedang selaku display gambar atau acuan yang di jahit. Mesin ini pun memiliki tiga portal USB berkecepatan tinggi untuk memasukkan karya inovatif anda sebagai contoh. Setelah itu, mesin ini akan secara otomatis menyesuaikan disain bordir, tata cara benang, dan jarak jahitan. Jika semua sudah tersistem, pengguna hanya tinggal menekan tombol power berwarna hijau, dan mesin pun menjahit secara otomatis. Dengan sasaran pasar para pengerajin, penghobi, dan calon pengusaha, Innov-is 1memiliki teknologi cetak dan rajutan unik untuk menciptakan karya seni tiga dimensi yang indah. Dengan bordir yang dapat diadaptasi oleh mesin ini, serta latar materi yang dicetak dengan Brother Inkjet All-In-One Printer yang juga diketahui sebagai multi fungsi, seseorang mampu mengganti seni 3D ini menjadi potret dekoratif. Bahkan hasilnya bisa menjadi teladan sebuah kaos dan aneka macam macam yang lain, ujarnya. Adapun mesin bertipe PR-620, lebih dikhususkan untuk pengguna yang tergiur dengan bisnis bordir kala sekarang. Mesin ini memberikan sebuah alat bordiri serbaguna dengan ukuran ringkas. Mesin ini mampu membordir disain warna-warni dengan kecepatan seribu tusukan per menit. Dengan memakai enam jarum sekaligus, pengguna hanya memprogramnya lewat layar sentuh LEDnya, kata Suzuki. Dua buah portal USB pun juga ditamankan untuk membuat lebih mudah menghubungkannya dengan ke komputer Flash Disk atau CD Room 2.6.   Tips Merawat Mesin Jahit Bagi anda yang baru mengawali usaha menjahit atau kegemaran menjahit, semestinya amati juga cara merawatnya semoga mesin jahit berfungsi optimal dan kekal tentunya. Ada beberapa kiat dalam merawat mesin jahit:  Untuk mesin jahit listrik, gunakan UPS atau Stabilizer untuk menjaga kestabilan arus listrik.  Letakkan mesin jahit pada daerah yang stabil dan tidak goyang.  Bersihkan mesin jahit secara berkala utamanya sesudah akhir menjahit. Bersihkan sisa benang, dan pecahan kain. Gunakan kuas kecil untuk membersihkan bab yang sulit dijangkau, selain itu Anda mampu gunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya.  Rapikan semua posisi mesin jahit dan juga peralatan mesin jahit yang lain mirip gunting, jarum jahit,dll.  Cek mesin jahit utamanya pada bagian yang bergesekan, untuk menghalangi keausan, berikan minyak mesin jahit secara berkala sekurang-kurangnyasekali sepekan. Selain mencegah keausan juga mencegah timbulnya karat pada mesin jahit.  Lakukan servis jikalau mengalami kerusakan, ganti bagian dengan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen lain dan juga kerusakan pada kualitas jahitan Anda.  Gunakan jasa tukang service mesin jahit yang sempurna kalau mengalami kerusakan yang parah karena harga jual mesin jahit listrik tergolong mahal. BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan Untuk menyatukan bagian-pecahan kain semoga menjadi suatu pakaian yang indah kita memerlukan mesin jahit. Nah, tahukah Anda, ternyata sangat sukar untuk membuat mesin jahit yang saat ini dipakai banyak orang itu. Kegagalan demi kegagalan dialami orang-orang yang ingin menciptakan mesin jahit untuk berfungsi dengan baik (Distributor Mesin Jahit). Jahit menjahit sudah meningkat pada awal-awal peradaban insan. Saat itu, penjahit menggunakan jarum yang bermacam-macam bahannya. Ada yang dari tembaga, tulang, maupun gading. Saat itu insan menjahit untuk menyatukan kulit binatang untuk dijadikan busana. Benangnya pun berasal dari otot binatang. Kemudian sekitar kala ke-14 didapatkan jarum yang yang dibuat dari bahan logam. Barulah pada tahun 1755, imigran Jerman yang tinggal di Inggris, Charles Weisenthal mematenkan jarumnya yang dirancang untuk suatu mesin. Diperkirakan inilah permulaan dari ditemukannya mesin jahit, walau patennya tidak mencirikan mesin yang memakai jarum tersebut. 3.2. Saran Jika anda ingin berwirausaha maka anda mesti jeli dalam menentukan dan memilih banyak sekali alat yang digunakan. Dengan membaca artikel ini biar menjadi modal  yang berguna untuk berwirausa. DAFTAR PUSTAKA Dowwload Makalah Format Microsoft Word (.doc) Cover


EmoticonEmoticon