Sabtu, 19 Desember 2020

Makalah Radio

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan membuatkan Contoh Makalah tetang Radio. Download Makalah Radio pada bab akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut acuan makalah ihwal Radio Makalah Radio MAKALAH  TIK “RADIO” Oleh : Sucita Purnimasari Kelas IXb / No. Absn. 22 Sekolah Menengah Pertama NEGERI 4 GENTENG BANYUWANGI TAHUN AJARAN 2012-2013 HALAMAN PENGESAHAN Judul : TIK RADIO Nama : SUCITA PURNIMA SARI Kelas : IXB No. Absen : 22 Mengetahui, Pembimbing Wali Kelas Ridwan Dra. Sriwinatun NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001 Kepala Sekolah Poniman, S.Pd M.Pd NIP : 196302121988031013 KATA PENGANTAR Puji syukur atas kedatangan Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan isyarat -Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas TIK membuat makalah dengan judul  “RADIO”,  sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Ucapan terima kasih yang tak lupa kami ucapkan terhadap Bapak Ridwan selaku pebimbing dan kepada semua pihak yang sudah menolong dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penghidangan data dalam makalah ini,. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan  kritik dan usulan yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan  makalah ini. Semoga makalah ini berkhasiat dan mampu menambah pengetahuan  pembaca. Banyuwangi, … Penulis DAFTAR ISI Halaman Judul  i Halaman Pengesahan ii Kata Pengantar... iii Daftar Isi... iv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Tujuan 2 BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Radio 3 B. Sejarah Radio 4 C. Penerapan Radio Dimasa Lalu 5 D. Pengaruh Teknologi Terhadap Pola Kehidupan 7 E. Pengertian Teknologi Kmunikasi 9 F. Penerapan Teknologi di Indonesia 10 G. Dampak Teknologi 10 H. Dampak Negatif Teknologi 12 I. Tanggung Jawab Moral dalam Penggunaan Teknologi 13 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 15 B. Saran 15 DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam kehidupan kita sering sekali terlibat kemajuan teknologi- teknologi yang canggih, dan sering sekali teknologi yang ada bisa mengganti tingkah laku ataupun pergantian pola pikir kita. Teknologi komunikasi mempunyai dua bentuk yakni audio visual, dan visual. Teknologi komunikasi juga demikian, saban hari kita memakai telepon, mendengar radio, menonton televisi, mengakses internet dn sebagainya. Semua perangkat teknologi ini bagai tak terpisahkan dari kegiatan kehidupan kita. Untuk itu, pemahaman kepada teknologi menjadi sangat penting, alasannya adalah setiap orang – suatu dikala - akan dihadapkan pada momen pengambilan keputusan yang melibatkan pemanfaatan teknologi. Pada  momen inilah kita memerlukan wawasan dan wawasan teknologi. Derasnya arus globalisasi menuntut kecepatan dalam setiap proses pertukaran info. Kebutuhan komunikasi antar individu, institusi dan komunkasi publik menjadi terasa selaku kebutuhan pokok. Untuk itu, dibutuhkan sarana komunikasi yang mampu menghubungkan banyak pihak di nyaris seluruh kawasan di permukaan bumi secara cepat, berkapasitas besar, terang dan jernih. Sarana komunikasi yang kini ada, tiba-datang dinikmati perlu dikembangkan secara drastis, dan tak pelak lagi, kemajuan teknologi merupakan tanggapan terhadap perubahan itu. Pemerataan saluran, pemerataan teknologi, pemerataan prasarana komunikasi dan isu serta pemerataan kesempatan berkomunikasi menjadi kebutuhan mutlak dari masyarakat yang sedang bergeser ke arah penduduk isu. Hal ini menciptakan peranan telekomunikasi sebagai wahana bagi pertukaran info menjadi sungguh penting. Selain itu pertumbuhan di dunia isu ketika ini begitu cepat, baik dilihat dari isi maupun teknologi yang digunakan untuk menyampaikan isu. B. Tujuan 1. Untuk memenuhi peran mata pelajaran TIK 2. Sebagai pemanis wawasan 3. Referensi BAB II PEMBAHASAN  A. Pengertian Radio Radio sebagai salah satu media massa mempunyai karakteristik cepat dalam menyampaikan pesan, luas jangkauannya dalam arti tidak mengenal medan, tidak terikat waktu, ringan dan mampu dibawa kemanapun, murah dan tidak membutuhkan banyak fokus alasannya radio hanya untuk didengarkan. Menurut Peraturan Pemerintah No : 55 tahun 1977 , Radio Siaran ialah pemancar radio yang pribadi ditujukan terhadap biasa dalam bentuk suara dan mempergunakan gelombang radio sebagai media. (Effendy, 1983:187) Ciri khas informasi radio selain menghidangkan uraian fakta dan pendapat yang disampaikan reporter, juga terselip usulan yang diucapkan sendiri oleh narasumber. Dengan demikian, reporter radio dan penyusun naskah isu radio dituntut mempunyai keterampilan di dalam mengkombinasikan uraian fakta, uraian pertimbangan , dan usulan narasumber yang sukses direkam. Pendapat narasumber ini tidak perlu seluruhnya dimasukkan, namun dipilih secara tepat, khususnya yang ada relevansi dengan alur topik bahasan. Media massa dapat dibedakan kedalam media elektronika mirip : Radio, TV, Film dan media cetak seperti : Surat kabar, Majalah, Pamflet, Buku dan lain-lain. Radio selaku salah satu media massa mempunyai karakteristik cepat dalam memberikan pesan, luas jangkauannya dalam arti tidak mengenal medan, tidak terikat waktu, ringan dan mampu dibawa kemanapun, murah dan tidak memerlukan banyak konsentrasi karena radio cuma untuk didengarkan. Menurut Peraturan Pemerintah No : 55 tahun 1977 , Radio Siaran yakni pemancar radio yang eksklusif ditujukan kepada umum dalam bentuk bunyi dan memanfaatkan gelombang radio sebagai media. (Effendy, 1983:187) Ciri khas isu radio selain menyuguhkan uraian fakta dan pendapat yang disampaikan reporter, juga terselip pendapat yang diucapkan sendiri oleh narasumber. Dengan demikian, reporter radio dan penyusun naskah isu radio dituntut mempunyai kemampuan di dalam mengkombinasikan uraian fakta, uraian usulan, dan usulan narasumber yang berhasil direkam. Pendapat narasumber ini tidak perlu seluruhnya dimasukkan, tetapi diseleksi secara sempurna, utamanya yang ada relevansi dengan alur topik bahasan. B. Sejarah Radio Rata-rata pengguna permulaan radio ialah para bahari, yang memakai radio untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan arahan morse antara kapal dan darat. Salah satu pengguna awal tergolong Angkatan Laut Jepang yang memata-matai armada Rusia saat Perang Tsushima pada tahun 1901. Salah satu penggunaan yang paling diingat ialah dikala tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912, tergolong komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dengan kapal terdekat dan komunikasi ke stasiun darat. Radio dipakai untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman memakai komunikasi radio untuk pesan diplomatik dikala kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat memberikan Program 14 Titik Presiden Woodrow Wilson terhadap Jerman melalui radio ketika perang. Siaran mulai dapat dilaksanakan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, utamanya di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaran ulang acara radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an Penggunaan radio dalam kala sebelum perang ialah untuk mengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar. Sekarang, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala macam, dan juga penyiaran radio. Sebelum televisi populer, siaran radio komersial tergolong drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak cuma berita dan musik saja. C. Penerapan Radio di kurun lalu Penerapan teknologi dari station radio terus berkembang, Radio memang salalu mampu mengikuti pertumbuhan teknologi, Radio bahkan di akui selaku cikal bakalnya kemajuan teknologi mirip telepon dan smart phone yang sekarang ini kita pergunakan. Radio bahkan sudah ada sejak tahu 1901, salah satu yang menggunakannya konon adalah angkatan bahari jepang yang di tugaskan memata-matai Rusia pada Perang Tsushima. penggunaan radio pada masa itu yakni suatu teknologi canggih, dan tentu tidak di pakai untuk sarana hiburan dikala ini. Beberapa tahun kemudian radio sebagai sarana gosip dan hiburan mulai popular di periode tahun 1920,beberapa satasion radio di amerika mulai di bangkit, dan pesawat akseptor sudah banyak pula di miliki oleh masyarakat biasa . Radio Amplitudo Modulasi (AM) Pada awalnya radio merupakan penerapan dari radiasi gelombang electromagnetik, yang di jalaskan oleh James Clerk Maxwell, mengenai teori dinamika elektromagnetik. yakni gelombang elektromagnetik yang di pancarkan melalui station radio kemudian meradiasi pesawat peserta radio, pergantian/naik dan turun Amplitudo atau lebih sering modulasi di pergunakan untuk mengantarsignal secara analog, yang kemudian modulasi amplitudo tersebut di konversi menjadi gelombang bunyi dengan memakai pesawat radio dan speaker. Radio jenis ini lalu di sebut dengan radio AM atau Amplitudo Modulasi Radio Frekuansi Modulasi (FM) Pada penemuan berikutnya di temukanlah radio dengan Amplitudo Frekuensi, sebagai lanjutan dari penggunaan Gelombang Electromagnetik dalam pancaran radio, frekuensi modulasi memakai pergantian kerapatan dan kerenggangan gelombang (frekuensi) yang di modulasikan untuk mengantarkan suara. Frekuensi Modulasi ini memiliki kelebihan adalah suara yang di hasilkan lebih jernih dan stereo, tetapi juga mempunyai kekurangan berupa pendeknya jangkauan pancaran radio, radio jenis ini lalu di sebut dengan radio FM yang merupakan singkatan dari Frekuensi Modulasi. Perbedaan AM dan FM Perbedaan antara radio FM dan Radio AM mampu tampakdari gambar di bawah ini. Radio Steaming atau Radio Online Penggunaan Teknologi paling mutahir yang di pakai untuk siaran radio adalah Radio Online, Radio Bersama ialah salah satu pengguna teknologi ini. Radio online memiliki perbedaan yang sungguh jauh dengan kedua radio di atas, Radio Online ialah yang di pancarkan dengan memakai teknologi berbasis digital, yang di kirimkan lewat Media media pengantardata mirip Satelite dan jaringan kabel. Suara dan Musik dari station radio akan di konversi menjadi bilangan biner, yang membentuk isyarat-aba-aba yang nantinya instruksi tersebut mampu di konversi kembali ke dalam bentuk bunyi yang mampu kita dengar. proses perubahan dari bunyi dan musik yang tadinya berupa analog menjadi bentuk digital sering di sebut dengan istilah “digitalisasi”. proses ini senantiasa terjadi pada semua perangkat yang menggunakan media di gital, seperti Kamera Digital, Recorder Digital dan lain sebagainya. D. imbas teknologi komunikasi  kepada  pergeseran teladan kehidupan Teknologi yakni kata yang cukup sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Penerapan teknologi sudah menjadi hal yang tak terhindarkan, karena nyaris semua kegiatan kita dalam hidup, dibantu oleh teknologi. Berbagai peralatan yang kita gunakan dikembangkan oleh teknologi dengan tujuan untuk mempermudah insan dalam melakukan kegiatan kerja sehari-hari. Teknologi komunikasi juga demikian, saban hari kita menggunakan telepon, mendengar radio, menonton televisi, mengakses internet dn sebagainya. Semua perangkat teknologi ini bagai tak terpisahkan dari kegiatan kehidupan kita. Untuk itu, pemahaman terhadap teknologi menjadi sungguh penting, alasannya adalah setiap orang – sebuah saat - akan dihadapkan pada momen pengambilan keputusan yang melibatkan pemanfaatan teknologi. Pada  momen inilah kita membutuhkan wawasan dan pengetahuan teknologi. Derasnya arus globalisasi menuntut kecepatan dalam setiap proses pertukaran informasi. Kebutuhan komunikasi antar individu, institusi dan komunkasi publik menjadi terasa sebagai keperluan utama. Untuk itu, diperlukan sarana komunikasi yang mampu menghubungkan banyak pihak di hampir seluruh daerah di permukaan bumi secara cepat, berkapasitas besar, terperinci dan jernih. Sarana komunikasi yang sekarang ada, tiba-tiba dinikmati perlu dikembangkan secara drastis, dan tak pelak lagi, perkembangan teknologi merupakan tanggapan terhadap pergantian itu. Pemerataan kanal, pemerataan teknologi, pemerataan prasarana komunikasi dan informasi serta pemerataan peluang berkomunikasi menjadi kebutuhan mutlak dari masyarakat yang sedang bergeser ke arah masyarakat info. Hal ini membuat peranan telekomunikasi sebagai wahana bagi pertukaran informasi menjadi sungguh penting. Selain itu kemajuan di dunia isu dikala ini begitu cepat, baik dilihat dari isi maupun teknologi yang dipakai untuk menyampaikan berita. Kecepatan penyampaian berita membutuhkan susukan telekomunikasi yang berhubungan erat dengan infrastrukturnya. Pemahaman terhadap makna dan wawasan tentang teknologi akan memudahkan kita dalam mengambil keputusan, memprediksikan dampak / konsekuensi teknologi dan mempertimbangkan manfaat yang diperoleh dengan penerapan teknologi tersebut. Dalam konteks kemajuan teknologi komunikasi, menarik untuk diamati imbas pertumbuhan teknologi pada perubahan unsur-elemen komunikasi.  Jika dilihat pada versi komunikasi yang sederhana (hanya mengandung lima komponen dasar) maka pengaruh perkembangan teknologi pada masing-masing unsur komunikasi tersebut dapat dilihat pada skema berikut ini Untuk mampu mempunyai pengertian perihal teknologi komunikasi, dapat dimulai dengan mempelajari pemahaman teknologi dan kemudian diarahkan pada pengertian tentang teknologi komunikasi. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor, yaitu: a.       Teknologi ialah bab dalam hidup sehari-hari yang tak terhindarkan. b.      Teknologi berkembang sejalan dengan waktu, dengan akselerasi yang kian cepat. c.       Teknologi menyangkut aspek teknis dan imbas / konsekuensinya pada perilaku dan kehidupan manusia. Definisi Teknologi ■  Istilah teknologi berasal dari perumpamaan Latin “Texere” yang berarti merangkai atau mengkonstruksi. ■  Jacques Ellul, seorang filsuf Prancis mendefinisikan  teknologi selaku berikut : dalam masyarakat yang menerapkan teknologi, teknik adalah keseluruhan metode yang secara rasional mempunyai efisiensi pada tahap pertumbuhan tertentu di setiap bidang kegiatan insan) ■  Melvin Kranzberg menyebutkan bahwa disamping menerangkan arti teknologi, filsafat teknoogi juga menguraikan peranan teknologi dalam persoalan-persoalan manusiawi. Penelusuran filosofis ini mencoba mencari tanggapan kepada dilema bagaimana teknologi menghipnotis kebudayaan dan penduduk , bagaimana teknologi mendorong dan mengubah persepsi serta rancangan manusia perihal tujuan hidupnya dimasa sekarang dan era depan. E. PENGERTIAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI Teknologi komunikasi terbaru telah tak terelakkan lagi, sangat dibutuhkan dalam kehidupan di jaman terbaru ini.  Teknologi komunikasi, sebagaimana teknolgi kebanyakan, dipakai untuk membuat lebih mudah acara insan. Pemanfaatannya pada kegiatan sehari-hari, tidak hanya menunjukkan kemudahan dan banyak sekali faedah teknis (utilitas) yang lain (baik yang bersifat nyata maupun negatif), tetapi juga menenteng sejumlah konsekuensi lain, mirip berkembangnya organisasi  alasannya dibutuhkannya pengurus untuk melaksanakan teknologi, serta berubahnya nilai-nilai sosial dalam kehidupan. Saat ini, dalam kehidupan sehari-hari, sudah terlalu banyak digunakan perangkat komunkasi berteknologi modern. Oleh alasannya adalah itu, teknologi, utamanya teknologi komunikasi perlu dipahami secara menyeluruh dan dengan orientasi lebih luas. ■  Menurut Frederick Williams : teknologi memajukan kemampuan kita berkomunikasi, dalam kenyataannya , kemajuan komunikasi insan adalah menjadi pusat kemajuan sosial dari umat insan. Masyarakat primitif sangat bergantung pada komunikasi ekspresi, kebudayaan jaman dulu menyertakan kesanggupan menulis. Jaman Renaissance berakar pada penyebaran kemampuanmembaca dan revolusi industri menyertakan kemampuan komunikasi dengan ditemukannya mesin cetak. Masyarakat terbaru bergantung pada komunikasi organisasi dan komunikasi publik serta saat ini kita mendengar bahwa computer dan telekomunikasi mendorong kita ke arah masa info.) ■  Menurut Everett M Rogers : yaitu perangkat keras, sturktur organisasi dan nilai-nila sosial dimana seseorang menghimpun, mengolah dan mempertukarkan informasi dengan orang lain). Dari definisi tersebut di atas, tampakbahwa Rogers menekankan bahwa pada konteks penerapan teknologi komunikasi, yaitu penting untuk menimbang-nimbang aspek perangkat keras (perlengkapan), tumbuh dan berubahnya organisasi sosial serta nilai-nilai sosial yang berganti alasannya adalah manusia menerpakna teknologi dalam konteks menghimpun, mengolah dan mendistribusikan berita. F. Penerapan teknologi komunikasi di Indonesia Penerapan teknologi komunikasi dalam kehdiupan masyarakat di Indonesia mampu dlihat dari kemajuan teknologi infrastruktur komunikasi (utamanya infrastruktur telekomunikasi). Infrastruktur komunikasi di Indonesia terus meningkat seiring dengan perkembangan infrastruktur komunikasi di dunia. Namun kemajuan yang pesat ini condong dilaksanakan di wilayah perkotaan (kota-kota besar) saja. Hal ini disebabkan potensi bisnis (dari segi perolehan pemasukan) yang condong terfokus di perkotaan, mengingat kesanggupan / daya beli konsumen dan tingkat kebutuhan telekomunikasinya. Perkembangan infrastruktur komunikasi yakni selaku akibat dari pertumbuhan teknologi di bidang komunikasi. Tantangan dalam pengemabngan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, khususnya ialah pada besarnya investasi yang ditanamkan pada bisnis ini, sedangkan keadaan wilayah yang sangat luas dan berupa kepulauan mengakibatkan semakin sulitnya menggelar fasilitas infrastruktur sampai jauh ke pelosok. G. Dampak Negatif Teknologi Komunikasi Aplikasi dari pertumbuhan teknologi komunikasi salah satunya ialah ditemukannya televisi, radio, internet, hp dll. Tidak selamanya teknologi komunikasi mempunyai pengaruh yang faktual dalam kehidupan. Tidak ada penemu yang berani menjamin bahwa penemuannya tidak akan menimbulkan pengaruh yang negatif. Apalagi sesuatu hal yang bekerjasama dengan kebebasan dan keterbukan. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi, mampu ditentukan makin kecil jarak ruang dan waktu. Salah satu obyek yang akan terpengaruh dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi yaitu bawah umur. Semua hal kemajuan teknologi komunikasi telah niscaya sungguh besar lengan berkuasa pada kehidupan anak-anak. Anak-anak ialah penerus bangsa yang sudah pasti harus kita bimbing dengan baik. Selain itu mereka mesti dikelola oleh orang tua ketika berinteraksi dengan teknologi komunikasi. Jangan sampai mereka terpengaruh atau tergiur dengan hal-hal negatif yang ditimbulkan dari teknologi tersebut. Anak-anak juga mesti dibatasi dikala menonton TV dan mendengar radio, jangan sampai mereka ketagihan dan melewatkan pendidikan. Selain itu anak-anak juga jangan terlalu dibebaskan dalam mengakses internet. Dengan adanya internet, keterbukaan dan kebebasan menjadi hal yang biasa. Apapun dapat diakses dengan gampang melalui internet. Memang tidak semua teknologi komuniaksi menjadikan efek yang nyata. Teknologi komunikasi juga mampu menyebabkan keleluasaan yang kebablasan kalau dipakai secara berlebihan. Namun demikian, mengenang pentingnya berbagi sarana telekomunikasi demi pemerataan potensi berkomunikasi dan membuka isolasi kawasan pedalaman, investasi infrastruktur komunikasi dengan banyak sekali jenisnya ialah investasi yang terpenting dan merupakan keharusan dalam rangka meningkatkan banyak sekali layanan di bidang komunikasi. Untuk itu, pemerintah Indonesia sebaiknya lebih banyak mengalokasikan dana dan mengajak penanam modal abnormal untuk pengembangan infrastruktur komunikasi. Masalah penting yang lain yakni, dengan kian berkembangnya infrastruktur telekomuniokasi serta teknologi berita, akan mucul permintaan akan pengetahuan dan ketrampilan dalam memakai teknologi. Hal ini yang di Indonesia masih merupakan kendala, dimana mereka yang menguasai pemanfaatan teknologi masih sungguh sedikit, sehingga pertumbuhan teknologi komunikasi dan informasi belum dapat dimanfaatkan secara luas.Media massa dapat dibedakan kedalam media elektro seperti : Radio, TV, Film dan media cetak mirip : Surat kabar, Majalah, Pamflet, Buku dan lain-lain. H. Dampak Negatif Pada Moral Masyarakat Faktor utama dalam Pendidikan jarak jauh secara online yang dikenal selaku distance learning yang selama ini dianggap problem yaitu tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Ideologi perkembangan tidak terlepas dari dilema sopan santun. Sekurang-kurangnya tiga persoalan adab fundamental yang muncul dalam ideologi ini. Pertama, ketidakadilan sosial. Tidak siapa saja mampu dan bisa bersentuhan eksklusif dengan teknologi canggih. Dengan kata lain, hanya segelintir orang yang bisa memakai teknologi. Dampaknya, hasil-hasil teknologi juga cuma dapat dicicipi segelintir orang. Lebih lagi orang-orang mirip itu sering kali memakai teknologi sebagai alat untuk menguasai kalangan yang tidak mempunyai terusan terhadap teknologi. Dampaknya, jurang antara orang yang memiliki terusan dengan teknologi dan orang yang sama sekali tidak memiliki akses, sungguh dalam. Di sini justru terjadi ketidakadilan sosial. Dengan demikian teknologi berperan pula menjadikan kesenjangan sosial. Kedua, bangkitnya sifat utopis. Ide kemajuan yang digaungkan teknologi sudah menyebar ke seluruh dunia. Tetapi bagi sebagian besar manusia di bagian dunia ini, terutama di negara-negara yang berkembang, wangsit perkembangan itu hanyalah utopia, suatu angan-angan belaka. Mereka bahkan dikondisikan oleh teknologi untuk mengingkari realitas hidup yang sesungguhnya. Ketiga, peluangdeviasi fungsi teknologi. Seperti dikatakan di atas, di satu segi teknologi telah memperbaiki kehidupan insan terbaru, pada segi lain teknologi memungkinkan langkah-langkah kejahatan semakin cepat dan meluas. Melalui penyalahgunaan teknologi hal itu sungguh dimungkinkan. Dan fakta sejarah telah memberikan itu. Kita ingat serangan 11 September 2001. Peristiwa terbaru ialah apa yang menimpa Wakapoldawiltabes Semarang, Lilik Poerwanto. Ia sudah menjadi korban dari penyalahgunaan teknologi. I. Tanggung jawab adab dalam pengunaan teknologi. Pertama, kesadaran yang terus-menerus akan sifat dan ciri teknologi itu sendiri. Teknologi hanyalah alat, bukan menjadi tuan bagi insan. Sebagai alat dia memiliki keterbatasan. Justru karena keterbatasan itulah kepedulian terhadapnya sangat diharapkan. Kesadaran yang besar di kalangan orang-orang yang akrab dan bersentuhan dengan penggunaan teknologi akan mampu meminimalkan efek destruktif dari teknologi bagi keselamatan insan yang menggunakannya. Menurut ekonomis penulis, permintaan itu khususnya sungguh dibutuhkan terlaksana dalam penggunaan sarana- fasilitas transportasi, alasannya adalah bidang ini sangat terkait dengan kepentingan publik. Sebagai instrumen kepentingan publik, beliau bersentuhan dengan jumlah manusia yang tidak sedikit. Nyawa manusia pengguna transportasi cuma bisa dijamin jika pihak-pihak yang terkait langsung dengan teknologi entah sebagai penyedia jasa atau teknisi menyadari kekurangan teknologi itu sendiri.                Kedua, terkait dengan butir di atas, tanggung jawab moral juga terungkap dalam hal maksimalisasi hasil pekerjaan. Orang yang bertanggung jawab ialah orang yang bisa melakukan pekerjaan secara optimal dan konsisten dengan aturan yang sudah ditetapkan. Dalam penggunaan teknologi, hal ini juga berlaku. Apalagi dalam penggunaan teknologi, aturan sangatlah penting. Pelanggaran kepada peraturan justru akan menempatkan teknologi selaku fasilitas pembunuh bagi insan. Ini harus disingkirkan.                   Ketiga, imbas dalam penggunaan teknologi. Tanggung jawab sopan santun dalam penggunaan teknologi tidak saja pada perawatan terus- menerus dan maksimalisasi manfaatnya, tetapi juga pada dampak negatif yang diakibatkan dalam penggunaannya. Itu berarti ketika teknologi menimbulkan kecelakaan bagi penggunanya, maka di situ dituntut tanggung jawab, adalah keberanian untuk menanggung seluruh akibat negatif yang ditimbulkan kepada korban. Sikap saling menyalahkan atau mengeluarkan pernyataan apologetik dalam menanggapi peristiwa ialah cermin dari sikap orang yang tidak bertanggung jawab. Tiga hal di atas sungguh diharapkan untuk meminimalkan angka kecelakaan alat transportasi yang kian marak belakangan ini. Sekilas kita membaca niat pemerintah untuk mendata identitas para pengguna internet di Indonesia sebagai langkah kembali ke era Orde Baru yang tidak demokratis, mengabaikan sama sekali prinsip presume of innocent. Keterbukaan dan kebebasan yang kini dirasakan sesudah diberlakukannya reformasi terasa diinjak. Tanpa berpikir lebih dalam, lebih luas, dan lebih strategis, seenaknya dibuat peraturan mengekang esensi reformasi serta melempar para pengguna perkembangan teknologi komunikasi berita kembali ke zaman kerikil. Hal yang tetap perlu ditekankan, segala bentuk pertumbuhan itu cuma akan bermakna jika mampu mendukung kehidupan insan secara nyata. Oleh karena itu kehadiran new media perlu dipandang sebagai kesempatan luas untuk menguji muatan kemajuan komunikasi di kurun sekarang. Dalam hal ini new media bisa ditempatkan dalam pelayanannya, sesuai perkembangan yang pernah terjadi, kepada pemerintah, dunia industri, publik dan akademik. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Sesungguhnya jikalau kemajuan teknologi ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya maka akan bisa menolong terwujudnya mutu pendidikan Islam yang lebih baik. Kemajuan teknologi bahu-membahu menenteng angin segar bagi kehidupan di dunia ini.Teknologi komunikasi terbaru telah tak terelakkan lagi, sangat diharapkan dalam kehidupan di jaman terbaru ini.  Teknologi komunikasi, sebagaimana teknolgi pada umumnya, dipakai untuk membuat lebih mudah aktivitas insan.  Kemajuan teknologi internet pun tidak kurang nilai signifikansinya bagi pertumbuhan pendidikan Islam, dengan catatan kalau dimanfaatkan secara benar. Dengan teknologi internet, radio, televisi dan lain-lain. Dampak dari kemajuan teknologi saat ini yang signifikan sekali yakni para pelajar muslim dapat beriskusi di dunia maya dengan siapapun dan dari cuilan dunia manapun. Kini, dengan teknologi internet, seakan sekat-sekat ruang dan waktu tidak berlaku lagi. Kapanpun dan di manapun kita dapat berhubungan dengan orang lain. B. Saran Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka dari itu usulan dan kritik ysng membangun dibutuhkan untuk mampu lebih baik dalam menciptakan makalah selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA Dowwload Makalah Radio Format Microsoft Word (.doc) Cover


EmoticonEmoticon