Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juli 2020

8 Brand Yang Sering Timbul Di Anime

Apa kabar kalian semua? Semoga sehat senantiasa yaa. Kembali lagi dengan mimin di sini yang mau membicarakan hal menawan seputar anime. Kali ini mimin mau diskusikan sesuatu yang mungkin beberapa dari kalian yang suka nonton anime telah menyadarinya yaitu "8 Merk yang Sering Muncul di Anime" . Langsung saja kita ulik informasinya. Anime yaitu salah satu tayangan yang sungguh terkenal di Indonesia di awal tahun 2000 an dan penmggemarnya sampai sekarang pun senantiasa bertambah. Tak hanya di Indonesia saja, di seluruh dunia anime menjadi salah satu tayangan yang disukai segala kelompok, laki-laki maupun perempuan, dari yang muda hingga tua menggemari anime dengan genrenya masing-masing. Kekuatan inilah yang membuat Jepang pun tidak mau kalah untuk memproduksi anime sebaik-baiknya sekaligus mengiklankan sebuah produk asli Jepang. Karena banyak anime yang mengangkat kehidupan sehari-hari, tentu akan berhadapan dengan banyak sekali produk dan brand yang paling lazim sering dijumpai di sekeliling Jepang itu sendiri. Dari mulai brand minuman, makanan, sampai alat elektronika. Entah memang untuk mempromosikan brand yang ikut mensponsori anime tersebut atau tidak, pemuatan brand di anime sendiri sedikit banyak ikut mempromosikan merk tersebut lho. Nah kira-kira kalian sadar tidak, apa saja merk yang sering muncul di anime-anime yang sering kita tonton. Berikut mimin berikan beberapa ulasannya dalam " 8 Merk yang Sering Muncul di Anime ". Check it out!!!!! 1. Penghapus MONO   Nah merk penghapus ini cukup sering mimin jumpai di beberapa anime yang berlatar cerita kehidupan sehari-hari seorang pelajar di Jepang. Penghapus ini mempunyai ciri khas yang kental yaitu warna wadah kertasnya yang berwarna hitam, putih, dan biru. Penghapus ini bahkan sering dijadikan alat untuk melempar teman sekelas entah untuk alasan bercanda ataupun ingin cari perhatian dari musuh pasangannya hehehehe. Dan juga merk "MONO" sering diplesetkan menjadi MOMO, NONO, dan  NOMO di beberapa anime, yaaaa mungkin sebab bukan sponsor resminya ya makanya takut dimintai komisi oleh pihak perusahaan penghapus tersebut hahahaha. 2. Makanan ringan POCKY   Snack yang mampu dibilang baru di Indonesia ini sudah sungguh populer di Jepang. POCKY menjadi camilan telah sangat biasa dan sering sekali ditemui di aneka macam anime. Bahkan di beberapa scene komedi romantis lazimnya sepasang muda mudi mengkonsumsi sebatang POCKY untuk berdua (dengan masing-masing mengkonsumsi ujungnya). Yang diperlukan sih bibir mereka akan bertemu di tengah (berciuman maksudnya), namun umumnya inilah ketika untuk PUNCHLINE yang super kocak hahahaha. Entah mungkin banyak makanan sejenis dengan merk berlainan-beda, paling kerap digunakan yakni brand POCKY. Merk ini juga sering diplesetkan menjadi ROCKY untuk menghindari permintaan perusahaan (mungkin). 3. Buku merk CAMPUS Sering terlihat berpasangan dengan penghapus merk MONO, buku tulis CAMPUS ini cukup sering muncul di anime-anime wacana sekolah. Mungkin merk buku ini adalah yang paling biasa dipakai untuk anak sekolahan di Jepang kali yak. 4. Minuman POCARI SWEAT Siapa sih di Indonesia yang tidak tahu POCARI SWEAT. Merk minuman ini sering dijual mulai dari  swalayan, toko-toko kecil, sampai dijual di bus-bus malam antar kota, wkwkwkwkw. Di Jepang sendiri juga POCARI SWEAT ialah brand minuman penambah ion yang cukup tua. Tak khayal biasanya anime-anime olah raga sering memakai merk ini untuk diminum selepas latihan atau pertandingan sebab sangat tepat sekali meminum minuman ini dikala setelah beraktivitas yang menyebabkan keringat. 5. Alat elektronik SONY Sepertinya brand SONY cukup biasa untuk alat-alat elektronik di Jepang, sehingga berimbas hingga ke anime juga. Biasanya brand ini diplesetkan namanya menjadi SOMY. Beberapa yang cukup sering dijumpai ialah pada DVD atau CD player, TV, Headphone, dan alat elektronik lainnya. 6. Aplikasi Android LINE Semakin merambahnya android di seluruh dunia juga terjadi di Jepang. Anak-anak muda mulai banyak yang menggunakan android untuk berkomunikasi. Salah satu aplikasi yang cukup interaktif dan sering dipakai yaitu aplikasi chatting LINE. Selain karena interface LINE yang mempesona, stiker-stiker penunjang juga cukup elok utamanya untuk anime romantis. Yang mimin temui sih di anime "Kimi no Nawa" dan "Tsuki ga Kirei" dan mungkin akan timbul lagi lebih banyak untuk anime-anime kedepannya yak. 7. Kafe STARBUCKS Kafe yang satu ini memang terkenal memiliki kasta yang cukup tinggi. Maka lazimnya bar STARBUCKS ini muncul di anime-anime yang berlatar daerah di kota besar mirip Tokyo. Pelajar yang nongkrong di sini sering dikaitkan dengan akil balig cukup akal yang populer dan lain sebagainya. Salah satu anime yang pernah menayangkan kafe ini ialah anime komedi "Nichijou" dengan cerita yang cukup kocak dan lebay hahaha (entahlah mimin lupa di episode berapa tepatnya) 8. Minimarket LAWSON dan 7ELEVEN   Minimarket yang telah memiliki cabang di banyak sekali negara ini juga merambah di Jepang. Tak jarang, beberapa anime yang bergenre slice of life menayangkannya di scene-scene anime. Biasanya yang paling kerap dilakukan si tokoh animeny antara lain belanja kuliner instan dan snack, melakukan pekerjaan paruh waktu, atau juga membaca majalah yang (memang) sudah terbuka hahahaha. Nah itulah beberapa di antaranya dari merk yang sering timbul di anime. Pastinya lebih banyak lagi merk-brand yang sering bersliweran di anime-anime yak. Mungkin beberapa brand memang cukup ditonjolkan di anime-anime tertentu sebagai platform untuk promosi produknya ya hahahaha. Sekian postingan kali ini yang berjudul " 8 Merk yang Sering Muncul di Anime ". Terima kasih atas perhatiannya dan hingga jumpa di postingan kami selanjutnya...!!
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Jumat, 24 Juli 2020

Iko Uwais Dan Mad Dog Melawan Alien Dalam Film Hollywood Beyond Skyline

Nama pemain drama tabrak Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan semakin melambung ke dunia Internasional sesudah membintangi film The Raid, tidak tanggung-tanggung pada tahun 2015 kemarin mereka sempat bermain dalam film besutan Hollywood  yaitu Star Wars Episode VII: The Force Awakens, dalam film ini  Yayan Ruhiyan memerankan peran Tasu Leech, pemimpin dari organisasi kriminal Kanjiklub Gang yang beroperasi sekitar tiga puluh tahun sesudah Pertempuran Endor sedangkan Iko Uwais berperab selaku Razoo Qin-Fee dan Cecep Arif Rahman sebagai Crokind Sand. Tidak hanya itu Yayan Ruhiyan sempat bermain dalam film jepang berjudul Yakuza Apocalpyse dan Iko Uwais sempat bermain dalam film internasional yang lain berjudul Man of Tai Chi. Dan sekarang mereka dipanggil kembali oleh Hollywood untuk bermain dalam film mereka yang berjudul Beyond Skyline. Film sci-fi ini sendiri yakni sekuel dari film yang dirilis tahun 2010, Skyline. Meskipun sekuel, namun event dalam Beyond Skyline berada pada waktu yang serupa dengan event Skyline. Dalam trailer pertama Beyond Skyline, kita diperlihatkan Mark (diperankan oleh Frank Grillo, pemain drama Brock Rumlow di Captain America: Winter Soldier, Crossbones di Captain America: Civil War) yang sedang dalam perjalanan di kereta bawah tanah bareng anaknya diserang oleh alien. Saat berupaya untuk menyelamatkan diri itulah, anaknya yang bernama Trent (diperankan oleh Jonny Weston: bintang film Jimmy di Taken 3) tertangkap oleh alien. Dibantu oleh Sua, pemimpin grup pemberontak melawan alien yang diperankan oleh Iko Uwais, dan juga The Chief yang diperankan oleh Yayan Ruhiyan, Mark pun berupaya untuk menyelamatkan anaknya. Seperti yang terlihat dalam  trailer-nya  di bawah ini Visual effect dari film ini dikerjakan oleh Hydraulx , perusahaan yang juga pernah menangani visual effect dari film-film Hollywood terkemuka mirip The Day After Tommorrow, The Incredible Hulk, Iron Man 2, dan Captain America: The First Avengers, serta The Avengers. Selain ikut bermain, Iko Uwais dan Yayan Ruhian juga menjadi koreografer pertarungan dalam film ini, lho! Syuting film ini dikerjakan di Yogyakarta dan Batam, Indonesia. Berbeda dengan film pertamanya yang berating PG-13, film ini akan mempunyai rating R—yang artinya untuk cukup umur. Beyond Skyline akan tayang di Indonesia pada tanggal 1 November 2018.
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Rabu, 22 Juli 2020

Di Balik Layar Pengerjaan Anime

Haiiiii teman-teman pembaca di manapun kalian berada. Apa kabar? Sehat 'kan? Semoga diberikan kesehatan dan semangat senantiasa untuk berguru menggambar ya. Kali ini mimin mau membagikan suatu dongeng yang dialami para pekerja di balik layar anime-anime di Jepang, yang ternyata memiliki dongeng dedikasi kerja yang sangat memilukan. Apa saja hal-hal tersebut, mari kita diskusikan. Anime ialah salah satu hasil buatan terbesar yang dihasilkan oleh negara Jepang. Saking banyaknya, mungkin kalau dimisalkan itu seperti sinetron dan FTV di Indonesia, banyak dan berubah terus. Nah perubahan anime di Jepang dibagi per demam isu tayangnya (menyesuaikan animo di dunia konkret). Setiap musim sendiri ada belasan anime yang mau ditayangkan di TV Jepang. Bisa dibayangkan ya industri per"anime"an di Jepang seramai apa. Dengan banyaknya anime yang diproduksi dan ditayangkan membuat agensi-agensi anime seringkali kelabakan membuatnya. Tak khayal para pekerja yang terlibat dalam pengerjaan anime tersebut harus bekerja ekstra untuk menciptakan satu season tiap musimnya. Apalagi jam tayang animenya yang setiap satu ahad sekali menayangkan satu episode membuat para pekerja bahkan sampai lembur dan tidak pulang ke tempat tinggal mereka hanya untuk menyelesaikan deadline tersebut dengan tetap mengamati kualitas anime yang dihasilkan mereka. Apakah dari kalian ada yang pernah menjajal membuat sebuah animasi 2D setara anime? Pasti untuk membuat beberapa menit saja kalian memerlukan waktu hingga berminggu-ahad, apalagi dengan para animator Jepang yang harus menciptakan anime per episodenya sekitar 24 menit (rata-rata) dengan menjaga mutu anime serta berkompetisi di pasar anime Jepang yang sangat ketat? pasti akan sangat menyedot waktu dan tenaga ya. Jangan mengira bahwa pembuatan anime itu menyenangkan dan penuh dengan atmosfer lezat. Saya katakan dengan tegas "TIDAK". Bahkan info perihal pekerja yang terobsesi dengan pekerjaannya (hingga menginap dan "hidup" di kantornya), salah satu animator suatu anime hiatus sebab jatuh sakit, bahkan hingga bunuh diri juga sering tersebar di media-media Jepang. Hal itu tidak lain alasannya adalah pekerjaan yang berlebihan dan jam kerja yang tidak wajar dan berkesan dipaksakan Nah apa saja sih yang para pekerja di balik layar pengerjaan Anime alami di daerah kerja? Berikut mimin mau berbagi beberapa di antaranya yang mimin peroleh dari situs web malesbanget . Jam Kerja yang Tidak Wajar Meskipun dilaksanakan oleh banyak tangan, satu episode anime saja mampu memakan waktu hingga berhari-hari. Standar pekerja yang melakukan pekerjaan di industri peranimean ini adalah 12 sampai 14 jam per hari. Namun kenyataannya, berbagai yang terpaksa melakukan lembur dengan jam kerja yang melebihi persyaratan tersebut untuk mengejar-ngejar deadline penayangan satu episode yang sudah ditargetkan. Hal ini bahkan mampu berlaku dua kali lipat jika suatu anime masuk dalam suatu klimaks (misalkan mirip anime action yang memerlukan adegan perang yang elok, keren, dan dinamis). Semua itu pun tidak terlepas dari mempertahankan mutu anime dan juga mampu mencapai sasaran tiap episode nya di setiap season. Gaji Rendah yang Mau Tidak Mau mesti Diterima Ketika kalian membayangkan jika pekerja di industri anime bakal mempunyai kekayaan karena animenya sangat populer di seluruh dunia, kalian akan sedikit mengeryitkan dahi kalian karena faktanya tidak seluruhnya seperti itu. Seperti yang kita tahu, industri anime di Jepang pada umumnya berada dan berpusat di sentra-sentra kota besar di Jepang. Sedangkan di kota-kota besar pasti biaya hidupnya juga tidak mengecewakan mahal ya. Menurut berita, biaya hidup di Tokyo (contohnya) sendiri bisa meraih 1.500.000 yen per tahun, sedangkan honor karyawan di industri anime cuma sekitar 120.000 per bulan (mampu dikatakan bahkan itu di bawah UMR nya sana) atau bila dalam skala satu tahun kurang lebih hanya menciptakan 1.440.000 yen saja. Belum cukup untuk membiayai hidup di sana ya, mesti rela hidup ala ala anak kos jika begitu mah. Tempat Kerjanya Sempit dan Tidak Ideal untuk Pekerjanya Banyak sekali yang seperti ini. Untuk setiap pekerjanya hanya disediakan bilik kecil di kantor tersebut. Kebanyakan malah tidak mempunyai gedung kantor secara utuh atau hanya memakai satu ruangan di sebuah lantai. Mirisnya lagi ada juga yang bahkan menyewakan suatu ruangan apartment untuk bekerja. Sangat berbanding terbalik dengan anime-anime yang mereka kerjakan ya. Memang sih dengan ruangan atau keterbatasan-keterbatasan tersebut mereka masih bisa mempertahankan kualitas anime yang mereka buatan itu sangatlah profesional dan keren, namun apakah para pekerjanya tidak mampu mempunyai akomodasi kerja yang lebih patut ya? Hmmmm Kebanyakan Pekerjanya adalah Freelancer, Kok Bisa?   Kenapa bisa begitu? Memang kenyataannya mirip itu lho sahabat-sobat. Studio besar atau kecil, banyak yang memilih untuk banyak mempekerjakan pekerja freelance alasannya biayanya yang "lebih murah" dari pekerja tetap. Mereka bisa dibayar per episode, per gambar, maupun per scene dari suatu anime tergantung akad dengan atasannya tentu saja. Tujuan utama ya untuk mengurangi pengeluaran ongkos buatan. Dengan honor yang lebih kecil (bila diakumulasi perbulan) pastinya mereka harus memutar otak agar bisa menghidupi kesehariannya, maka tidak jarang pula ada ilustrator atau pekerja yang menjalankan beberapa anime di studio anime yang berlawanan pula. Manusia bak Robot Hidup Dengan jam kerja yang begitu padat dan deadline yang mencekik, banyak dari pekerja tidak terlampau memusingkan gangguan dan dilema dari luar. Bagi mereka itu akan membuang-buang waktu saja sehingga sungguh sayang sekali jikalau hanya dipakai untuk mempermasalahkan hal yang tidak penting. Itulah mengapa kebanyakan dari mereka menentukan diam dan tidak komplain ke atasan kalau ada masalah selama itu tidak mengganggu pekerjaan mereka secara eksklusif. Bahkan fakta mirisnya yakni ada beberapa yang condong anti-sosial alasannya adalah beberapa dari mereka dulunya juga pencinta anime dan pendiam sehingga sifat tersebut terbawa sampai ke pekerjaan. Tentu saja dengan deadline yang sangat padat mereka jadi jarang menyempatkan waktu untuk beristirahat bahkan piknik, seakan-akan mereka diprogram hanya untuk bekerja-dan bekerja. Seringkali Keuntungan dari Kepopuleran Anime Tidak Masuk Ke Perusahaannya Langsung Lah? Kok mampu begitu ya? Padahal animenya populer dan banyak merchandise yang berhasil di pasaran. Ini salah satu fakta miris yang cukup mencengangkan. Biasanya bisnis merchandise yang lazimnya mempunyai andil paling besar dalam menciptakan keuntungan perihal anime tersebut tidak dilaksanakan oleh perusahaan yang serupa dengan kata lain dijalankan oleh franchise di perusahaan lain. Kaprikornus laba tidak masuk ke perusahaan anime yang berhubungan atau tidak ada kredit ke animenya sendiri. Begitupun dengan penyiaran yang kebanyakan manfaatnya masuk ke Televisi yang memberitakan. Dengan kata lain, para perusahaan atau studio anime jarang yang mengelola perihal hak cipta (yang lazimnya cukup menyibukkan) yang semestinya mampu melindungi hasil karya mereka dari laba -laba "kecolongan" oleh perusahaan lain dan merelakan laba tersebut jatuh ke tangan franchise seutuhnya. Kasihan banget ya... Sekian dahulu postingan mimin kali ini yang membicarakan ihwal mirisnya pekerjaan di balik layar pengerjaan anime. Nah untuk kalian sahabat-sahabat para pecinta anime, jika kita belum bisa menghargai jerih payah mereka yang melakukan pekerjaan di balik layar pengerjaan anime, setidaknya jangan menjelek-jelekkan anime yang telah mereka hasilkan dari perjuangan mereka. Yaaa karena kalian kini sudah tahu sendiri bagaimana beratnya melakukan pekerjaan sebagai animator. Terima kasih atas perhatian kalian dan sampai jumpa lagi lain waktu di artikel mimin lainnya.
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Minggu, 05 Juli 2020

Anime Komedi Yang Wajib Kamu Ikuti, Gokil Abis!!!

Halo teman-sahabat. Kali ini kita akan membicarakan anime-anime komedi yang kelucuannya tidak diragukan lagi. Banyak sekali anime bergenre komedi yang muncul di tiap trend penayangan anime. Tetapi banyak dari kita juga merasa jikalau tidak semua kelucuan yang dimunculkan di anime tersebut sesuai dengan selera kita (yaaa, memang sih standard kelucuan tiap orang berbeda-beda). Meskipun anime-anime datang silih berubah tiap musimnya, niscaya ada satu atau dua anime komedi yang nyangkut di pikiran kita dan masih dibahas di lembaga-lembaga pecinta anime karena kelucuannya yang "ngena" banget. Berdasarkan para pendapat pecinta anime di seantero Indonesia (lebay), mimin sudah mengumpulkan beberapa anime komedi opsi yang pasti lucu. Berikut ulasannya. Gintama Gintama SINOPSIS dan  REVIEW: Gintama sendiri bercerita tentang Jepang pada zaman Edo. Saat itu Jepang sedang diserang oleh alien berjulukan Amanto. Awalnya para Samurai dan Shogun berjuang untuk melawan Amanto, namun setelah mengetahui kekuatan Amanto, para Shogun menyerah pada Amanto dan mengianati para Samurai. Mereka membuat persetujuandengan Amanto yang berisi bahwa Amanto diperbolehkan untuk memasuki negara dan pelarangan penggunaan pedang di depan biasa yang berimbas pada diambilnya pedang para Samurai. Setelah itu, pemerintahan Shogun menjadi boneka bagi Amanto. Gintama sendiri berpusat pada seorang samurai bernama Sakata Gintoki (Yorozuya Gin-san) dan kedua temannya yang berjulukan Shimura Shinpaci, dan Kagura. Keseharian mereka dipenuhi dengan hal-hal yang tak terduga, alien, pertarungan, kelucuan-kelucuan, dan hal-hal gila lainnya. Kalau kita berbicara wacana anime komedi, Gintama lah maestro nya. Bagaimana tidak, anime ini konsisten memperlihatkan komedi-komedi yang ajaib, kocak, unik, dan beragam di tiap episodenya. Meskipun begitu anime ini mempunyai jalan kisah utama juga lho, dan sedikit banyak juga memperlihatkan adegan action. Hal yang paling menjadi sorotan utama ialah episodenya yang ratusan (kurang lebih 328 episode untuk season pertama), belum lagi ada season kedua dan ketiganya juga. Hampir tiap episode senantiasa memperlihatkan komedi-komedi yang berlainan dan unik. Yang lebih menarik lagi, anime Gintama juga sering menampilkan parodi-parodi anime lain lho, seperti, One piece, dragon ball, dan anime-anime lain. Danshi Koukousei no Nichijou   Danshi Koukousei no Nichijou SINOPSIS dan REVIEW: Para pecinta anime komedi pasti tahu anime ini. Yup, Danshi Koukousei no Nichijou. Anime ini tidak mempunyai alur cerita utama, namun tiap episodenya selalu menjanjikan komedi-komedi yang segar. Bercerita ihwal keseharian tiga orang teman yang melaksanakan hal-hal konyol setiap hari, baik itu di sekolah, di rumah, maupun di kawasan-kawasan lazim lainnya. Meskipun cuma berisikan 12 episode, namun anime ini sukses menarik perhatian para pecinta anime nih. Hal itu karena kisah yang disajikan di setiap episodenya berkesan ringan tetapi tetap lucu. Satu episodenya berisi tiga hingga empat dongeng terpisah yang di akhir masing-masing ceritanya memiliki "punchline" yang lucu dan tak terduga. Itulah yang menciptakan anime ini langsung mendapat perhatian para pecinta anime komedi Indonesia. One Punch Man One Punch Man SINOPSIS dan REVIEW: Anime ini bercerita tentang seorang super hero yang "kelewat" berpengaruh berjulukan Saitama. Dia hidup di kawasan di mana para super pahlawan muncul untuk melawan monster-monster yang tiba terus-menerus. Karena kekuatan Saitama yang super kuat dia hanya memerlukan sekali pukulan untuk melawan lawan-musuhnya, maka dari itu disebut One Punch Man. Dalam perjalanannya melawan para monster, beliau bertemu seorang cyborg berjulukan Genos. Karena terkesan dengan kekuatan Saitama, Genos mulai mengikuti Saitama untuk berguru sekaligus menolong kehidupan Saitama. Karena jenuh dan tidak memiliki pekerjaan tetap, kesannya Saitama dan Genos memutuskan untuk bergabung di aliansi super pahlawan di tempatnya. Hal itu supaya mereka mampu menerima penghasilan dan akreditasi dari masyarakat dan tentunya mencari monster yang kuat yang seimbang dengan kekuatan Saitama. Sebenarnya manga One Punch Man sudah hingga beberapa chapter, namun anime pertamanya hanya berisi beberapa episode saja. Komedi dalam anime ini pada umumnya dari tingkah laku Saitama yang kocak. Tetapi bukan hanya itu yang diunggulkan dari anime One Punch Man, tetapi adegan actionnya juga digarap secara total dan intens. tak khayal kalau anime ini eksklusif membuat para pecinta anime suka dan tidak tabah menunggu season kedua nya.  Nichijou Nichijou SINOPSIS dan REVIEW: Nichijou ini memiliki rancangan cerita yang nyaris sama dengan Danshi Koukousei no Nichijou yaitu tiga orang sobat dengan keseharian mereka. Banyak peristiwa sehari-hari yang menjadi lucu dan lebay alasannya adalah bumbu-bumbu yang ada di anime Nichijou ini. Selain si tokoh utama yang kurang pandai, reaksi para teman dan sahabatnya juga bikin anime ini bertambah tingkat kelucuannya. Tiap episode berisi beberapa dongeng terpisah yang masing-masing dongeng mempunyai kelucuan masing-masing pula. Berisi sekitar 25 episode membuat anime ini cukup membuat puas para pecinta anime komedi. Cerita di anime Nichijou ini tidak hanya berpusat pada ketiga sobat itu saja, tetapi juga ada beberapa kisah yang menceritakan ihwal orang-orang di sekeliling mereka. Penyajian ceritanya juga bisa dikatakan brilian dan punya titik kelucuan masing-masing. Mungkin beberapa hal itulah yang membuat anime ini menjadi salah satu sorotan dan nasehat anime komedi yang elok untuk ditonton ya. Waaaaah, bahu-membahu aneka macam anime komedi yang cantik dan pingin mimin ulas nih. Tetapi apalah daya tangan mimin udah pegel artikel telah terlalu panjang, jadi sekian untuk artikel mimin kali ini. Tunggu saran anime dari mimin yang yang lain di lain waktu ya. Terima Kasiiih.
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Jumat, 03 Juli 2020

Anime Ringan Yang Lezat Ditonton Berkali-Kali

Hai teman-sobat pembaca sekalian, berjumpa lagi dengan mimin nih. Semoga kita semua masih diberikan kesehatan untuk melaksanakan acara sehari-hari ya. Kali ini mimin bakal membicarakan ihwal anime lagi nih. Anime yang mau kita bahas kali ini yaitu anime-anime ringan yang walaupun kita tonton berkali-kali tidak gampang membuat kita jenuh. Langsung saja, Check it out! Berapa banyak anime yang telah kalian tonton? Kalau mimin sih sudah banyak banget, hahaha. Berapa banyak anime yang kalian anggap elok? Pasti banyak ya. Tetapi dari banyak sekali anime yang sudah kalian tonton, ada berapa anime yang kalian suka tonton berkali-kali dan tidak gampang jenuh? Nah kalau ini mungkin sedikit sekali ya. Bagus belum pasti menjadi jaminan kita mau menontonnya berulang-ulang. Kali ini mimin tidak akan membahas anime bergenre action, historis, atau anime yang bergenre berat lainnya. Di postingan ini mimin mau konsentrasi ke anime ringan (atau seringnya bergenre slice of life) yang cukup bisa menciptakan kita untuk menontonnya berkali-kali. Tetapi mimin tekankan ya, selera orang memang berbeda-beda. Anime-anime yang hendak mimin bahas ini yakni anime opsi mimin sendiri, jadi kalau kalian ada yang tidak oke jangan rusuh ya, hehehe. Kobayashi-san Chi no Maid Dragon SINOPSIS dan REVIEW: Ada yang sudah tahu anime ini? Mimin percaya niscaya kalian banyak yang sudah mengetahuinya. Anime ini juga mendapat skor tinggi di website myanimelist lho, adalah sebanyak 8,21. Anime ini bercerita tentang seorang wanita pekerja kantoran berjulukan Kobayashi yang hidupnya cukup membuat dirinya stres. Suatu saat ia pulang dari kerja dan mabuk. Melakukan perjalanan pulang dengan keadaan mabuk menjadikannya malah kehilangan arah di hutan dan bertemu seekor naga yang terluka. Tanpa sadar beliau menyembuhkan naga tersebut dan naga itu risikonya berteman dengan Kobayashi. Setelah itu, naga yang sudah diselamatkan tersebut bermetamorfosis menjadi seorang gadis dan memperlihatkan diri untuk menjadi pembantu atau maid di apartment Kobayashi. Kehidupan Kobayashi mulai berwarna dan dihiasi banyak kejadian lucu dan unik. Hal yang membuat mimin buat nonton anime ini berkali-kali ialah antara lain, style animenya yang moe (hahahaha) dan pewarnaannya yang praktis dan adem. Selain itu huruf naga yang timbul bukan cuma satu melainkan lima naga konyol yang membaur dengan dunia insan. Tetapi hal yang paling menarik sahabat-sobat untuk menggemari anime ini adalah salah satu naga imut (banget) bernama Kana. Tingkah polos dan konyolnya membuat tiap episode di anime ini menjadi lebih berwarna, hahaha. Mungkin yang belum pernah menonton silakan untuk menjajal menontonnya ya. Non Non Biyori SINOPSIS dan REVIEW: Ada yang belum tahu? Mimin jelasin deh. Jadi anime ini bercerita ihwal empat orang teman yang hidup di sebuah desa yang jauh dari kota berjulukan Asahigaoka. Kehidupan mereka di sana sungguh sederhana. Tetapi setiap hari ada hal-hal seru dan mengasyikkan yang mereka kerjakan yang membuat mereka selalu ceria meskipun hidup di desa.  Di website myanimelist,  anime ini mendapat skor 8,02 dan season keduanya menerima skor 8,23 lho, tidak mengecewakan tinggi ya.  Memang cerita yang disuguhkan cukup sederhana, tetapi ada hal-hal yang membuat mimin suka menontonnya berulang kali dulu. Suasana pedesaan yang hening, tenang dan asri sungguh-sungguh tampakdi anime ini. Background-background yang dipakai untuk anime ini juga tidak coba-coba lho. Background pemandangan seperti gunung, hutan, sungai, dan pemandangan yang lain terlihat terperinci sangat digarap dengan sungguh sangat baik. Kalian akan langsung tahu hal itu alasannya berbagai pemandangan indah khas pedesaan yang diperlihatkan dan dibuat dengan baik di anime ini. Hal itulah yang menciptakan situasi pedesaan yang asri dan hening sungguh-sungguh tergambar dengan jelas. Natsume Yuujinchou SINOPSIS dan REVIEW: Anime ini bercerita perihal seorang anak sekolah bernama Natsume dengan kemampuan yang unik, adalah mampu melihat hantu dan roh-roh penasaran. Suatu saat beliau menemukan sebuah buku yang berisi nama-nama gila. Buku itu yakni milik neneknya yang telah meninggal. Ternyata nama-nama tersebut adalah nama-nama para hantu yang telah dijadikan sobat oleh neneknya. Semenjak mempunyai buku tersebut, banyak hantu-hantu yang mengganggunya alasannya adalah ingin namanya dikembalikan. Suatu ketika dia diburuoleh sesosok hantu sampai di kedalaman hutan dan secara tidak sengaja melepaskan segel dari seekor siluman rubah raksasa yang berpengaruh. Semenjak insiden itu, sang rubah siluman itu mulai mengikuti Natsume dan bermetamorfosis menjadi kucing peliharaannya. Mungkin tidak banyak dai kalian yang tahu jikalau anime ini sudah sampai season keenam dan semua season di animenya memiliki skor di atas 8,0 di myanimelist lho. Keren banget gak tuh. Kaprikornus di tiap episode senantiasa ada kisah baru ihwal hantu yang dijumpai oleh Natsume, baik itu kisah seram (pastinya), senang, bahkan sampai dongeng duka. Beberapa scene mungkin berkesan horor dan menegangkan, namun secara biasa alur anime ini santai dan lezat untuk disertai. Apalagi tingkah si kucing gembul jelmaan siluman rubah peliharaan Natsume yang senantiasa menciptakan penonton gemas membuat anime ini menjadi tidak membosankan hahaha. Usagi Drop SINOPSIS dan REVIEW: Mungkin banyak dari teman-sobat yang belum tahu anime ini ya? Anime ini bercerita wacana seorang pria berumur 30 tahun bernama Daikichi yang mesti mengasuh anak yang ternyata yakni hasil relasi gelap antara kakek Daikichi dengan perempuan lain. Hal itu dimulai dan gres diketahuinya saat kakek Daikichi meninggal. Anggota keluarga yang lain tak inginmengasuh anak tersebut. karena cuma Daikichi yang belum menikah dan berkeluarga, jadinya Daikichi menetapkan untuk mengasuhnya. Hari-hari Daikichi mulai dipenuhi dengan tanggung jawab baru ialah selaku ayah. Karena belum pernah berkeluarga, wajar saja bila Daikichi kerepotan mengelola anak tersebut. Tetapi entah mengapa kehidupan Daikichi mulai merasa lebih berwarna dengan datangnya anak itu. Akhirnya daikichi mulai mencar ilmu dengan serius untuk menjadi ayah yang bagus. Tahukah kalian, di situs web myanimelist anime ini menerima skor tinggi lho, yaitu 8,53 sungguh tinggi ya untuk kisah slice of life yang cukup sederhana. Naaah, jadi sementara itu saja ulasan mimin. Kalian yang sudah bosan, tegang, dan kelelahan mikir buat nonton anime yang bergenre berat mungkin bisa menjadikan anime-anime ringan di atas selaku alternatif untuk menonton anime dengan alur kisah yang kalem namun tetap manis. Sekian artikel mimin kali ini. Terima kasih atas perhatiannya. Jangan lupa untuk cek terus situs web kami karena kamia akan update berbagai hal baru seputar dunia anime dan manga setiap hari. Sampai jumpa di postingan mimin selanjutnya.
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Jumat, 29 Mei 2020

6 Karakter Spider-Man Yang Akan Berkumpul Di Spider-Man Into The Spider-Verse

Spider-Man Into The Spider-Verse - Film ini akan memperlihatkan seorang tokoh remaja laki-laki kulit gelap Amerika dan akan menjadi versi yang mempesona. Seorang cukup umur berjulukan Miles Morales punya keinginan menjadi Spider-Man. Suatu ketika ia berjumpa Peter Parker yang telah usang meninggal. Peter Parker ini bukan berasal dari dunia yang ia tempati ketika ini, beliau dari tempat lain di multiverse yang dikenla dengan nama " Spider-Verse ". Dengan tutorial Parker, Miles diajar menjadi Spider-Man. Film ini ialah debut pertama Bob Persichetti selaku sutradara bareng Phil Lord dan Christopher Miller, para pemikir kreatif di balik The Lego Movie dan 21 Jump Street. Dalam film itu akan muncul beberapa versi Spider-Man yang lain, seperti Spider-Gwen, Spider-Man Noir dll. Nah siapa saja aksara dari film Spider-Man Into The Spider-Verse ini? Simak Ulasan abjad Spider-Man berikut : 1. PETER B. PAKRKER Dia mungkin terlihat seperti Peter Parker yang kita kenal. Tetapi, Peter B. Parker ini berumur lebih tua. Pengalaman membuatnya tidak acuh akan sekitar dan cenderung merendahkan orang lain. Peter tidak pernah mau menjadi mentor Miles, namun melatih Miles Morales untuk menjadi Spider-Man membantunya untuk mendapatkan semangatnya kembali menjadi Spider-Man yang dahulu. Serta tidak mementingkan diri sendiri, itulah huruf Spider-Man yang sebetulnya. 2. MILES MORALES Miles berasal dari kota Brooklyn dan baru saja pindah sekolah. Miles sebetulnya remaja yang pintar, namun mengalami kesulitan menyesuaikan diri di lingkungan akademik yang lebih ketat dari umumnya. Ditengah perjuangannya mengikuti keadaan dengan lingkungan sekolah gres, Miles justru mendapat tantangan lain yang lebih besar! Yaitu menerima realita bahwa dirinya ialah seorang Spider-Man! Untung ada sekelompok teman gres yang unik dan mengejutkan, siap membantu Miles! 3. SPIDER-GWEN Gwen, yakni manusia laba-laba perempuan di dunia-nya. Meskipun handal dan berani saat melawan penjahat. Pengalaman era lalu-nya membuat Gwen enggan kenal dengan siapapun, tergolong Miles Morales. Semenjak tahu Miles mempunyai kekuatan yang sama dengannya, Gwen merasa harus bergabung dengan tim Spider-Verse, dan memiliki peluang untuk melindungi dunia dari kejahatan. 4. SPIDERMAN-NOIR Spider-Man Noir yakni Peter Parker dari dimensi yang lain. Ia Spider-Man yang lebih keras dalam memerangi kejahatan, selama “Great Depression” di New York pada tahun 1933. Tidak seperti Spider-People lain, Spider-Man Noir cuma terlihat “hitam-putih” dan memiliki perspektif karakter tahun 1930-an. Itu yang membuatnya lebih susah, untuk beradaptasi dengan dunia-nya Miles yang modern dan sarat warna. 5. PENI PARKER AND SP//DER  Peni Parker yakni huruf anime klasik, seorang gadis akil balig cukup akal dari “dimensi cadangan” dengan kekuatan batin yang mengarah ke seekor laba-laba. Dia yakni seorang wanita yang emosional, ekspresif dan tidak mengenakan setelan khusus Spider-Man, sebagai gantinya, Peni memiliki setelan Spidey mekanik juga robot yang hanya merespons pada DNA-nya. 6. SPIDER-HAM Spider-Ham selalu mencairkan situasi dengan leluconnya, namun jangan salah, beliau selalu menilai pekerjaannya selaku Spider-Hero yaitu hal serius yang harus dilaksanakan! Nah, itulah keenam tokoh Spider-Man yang nantinya akan timbul dalam serial animasi Spider-Man Into The Spider-Verse. Bagi kamu yang belum menonton, ayo sekarang beli tiketnya dan datang ke bioskop-bioskop kesayangan kamu.
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com

Kamis, 28 Mei 2020

Review: Foxtrot Six, Film Indonesia Rasa Hollywood

Ada yang telah nonton Foxtrot Six ? Pasti sudah banyak yang menyaksikan kedigdayaan Oka Antara, dkk berlaga, namun aku percaya tak sedikit juga yang masih baru berencana untuk melihatnya di final pekan nanti. Ya, film Foxtrot Six  yang sudah kita tunggu-tunggu telah muncul di layar bioskop tanggal 21 February 2019 kemarin. Fim ini ditulis dan digarap oleh tangan hambar sutradara pendatang baru, Randy Korompis dan berafiliasi dengan produser asal Amerika, Mario Kassar yang ialah produser legendaris dari film-film jadul terkemuka seperti Rambo (1982, 1985, 1988) dan Terminator (1991, 2003, 2009). Foxtrot Six ialah film bergenre drama sarat aksi yang menceritakan ihwal kondisi Indonesia di abad depan dengan mengkisahkan seorang mantan anggota mariner yang berjuang bareng sobat-temannya demi membebaskan Indonesia dari kemiskinan serta kepemimpinan rezim otoriter kejam bernama PIRANAS. Film Indonesia rasa Hollywood, mungkin begitulah kira-kira saat pertama kali melihat trailer film yang beredar di Youtube maupun televise, dita wangsit cerita yang baik, produser yang mumpuni, ditambah lagi actor terkemuka yang berlaga seperti Oka Antara , Julie Estelle , Chicco Jerikho , Rio Dewanto , Mike Lewis , Arifin Putra sampai Verdy Sulaiman menciptakan film ini terasa hebat. Namun trailer tetaplah trailer , tidak bisa menjadi kriteria isi bergotong-royong dalam film. Ketika film dimulai, perlahan ekspektasi kita mulai terpenuhi dengan ditampilkannya situasi Indonesia terkini, bagaimana keadaan dunia, dan bagaimana Indonesia yang disajikan dengan cara yang sangat bagus. Maksudnya? Sang sutradara bermaksud untuk memberitahukan kepada penonton wacana keadaan yang dialami Indonesia pada tahun 2031. Nah setelah itu? Saya agak “sakit mata” menyaksikan plotnya yang berjalan dengan cepat dimana penonton tampaknya tidak diberi potensi untuk masuk dan mendalami isi kisah hasilnya kurang begitu menikmati filmnya.Pengenalan karakternya pun terbilang tidak terlampau mulus, entah admin yang lemot apa memang filmnya yang “rusuh”, sehingga untuk mendalami setiap karakternya agak sukar. Dari sisi visual efek telah lumayan bagus namun jangan sesekali membandingkan dengan film Hollywood, karena tentu saja masih kalah jauh contohnya saja seperti warna serta kecerahan yang masih kurang enak dipandang. Namun, bila kita hubungkan Film ini dengan sang produser sendiri, Mario Kassar, yang merupakan produser film-film legendaris (jadul) di abad 90 – 2000 an (seperti yang kita ketahui imbas visual pada dikala itu bisa dibilang baik) sehingga tak heran jika Foxtrot Six se-keren film Mario Kassar pada zamannya. Yaa Mungkin jikalau sekarang ialah tahun 90 – 2000, Foxtrot Six mampu menjadi film yang luar biasa ahli dari sisi visual. Selain efek visual, yang menciptakan admin awalnya terheran-heran yaitu penggunaan Bahasa Inggris dalam film tersebut yang terasa dipaksakan. Kenapa harus dipaksakan menggunakan Bahasa Inggris? Entah karena ingin membuat film lebih prestige atau bagaimana, yang jelas dengan lokasi yang berada di Indonesia rasanya tidak perlu menggunakan Bahasa Inggris untuk dialognya. Sang produser sempat menyampaikan bahwa argumentasi menggunakan Bahasa Inggris dalam film yang sedang dibesutnya ialah semoga film tersebut bisa diterima di pasar yang lebih besar dengan mudah, padahal Indonesia saya rasa sudah punya banyak karya film yang tidak perlu menggunakan Bahasa Inggris tetapi tetap mampu terkenal diseluruh dunia. Namun, pertandingan selesai pada film yang menghabiskan dana puluhan milyar ini akan membuat penonton berdecak kagum melalui hidangan pertandingan yang “ AJIBB”, brutal, sadis, “ cadass” dan penuh pertumpahan darah. Seperti terobati sehabis sebelumnya disuguhi plot yang awut-awutan, terlalu cepat, serta membingungkan yang menjadi penghalang ketika menikmati film tersebut untuk menerima segi emosional dari kisah. Foxtrot Six , dengan segala kelebihan dan kekurangannya, paling tidak sudah berani menenteng sesuatu yang gres untuk perfileman Indonesia. Disamping itu sang sutradara, Randy Korompis, saya rasa cukup sukses untuk level sineas pendatang baru dan sangat patut diberi Applause untuk karyanya. Semoga saja, diawali dari Fostrot Six beliau bisa terus berkarya dan berkontribusi untuk perfileman Indonesia dan tidak menutup kemungkinan sang produser, Mario Kassar, menjadi jalan pembuka supaya produser dan sutradara Hollywood terkemuka bisa berkiprah di Indonesia. Sumber: nontonapa.com
Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com